Hottest Issue Pagi, Rabu 14 November 2018

Tim Editor

Ilustrasi (Mahesa/era.id)

Jakarta, era.id - Selamat pagi, kawan! Hottest Issue kembali lagi menyuguhkan 'gizi' untuk kepala kamu-kamu lewat lima berita terpanas. Mulai dari kemenangan Indonesia dari Timor Leste di Piala AFF 2018, sampai polemik kartu nikah.

1. Indonesia Tundukkan Timor Leste

Tim nasional sepak bola Indonesia menaklukkan Timor Leste dengan skor 3-1 dalam laga Grup B Piala AFF 2018, Selasa (13/11), setelah sebelumnya tertinggal 0-1 sampai menit ke-61.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timor Leste unggul terlebih dahulu pada menit ke-47 melalui Rufino Walter Gama, sebelum dibalas oleh Indonesia melalui sepakan bek Alfath Faathier pada menit ke-61. Gol Stefano Lilipaly melalui titik penalti pada menit ke-69 membuat skor menjadi 2-1, sebelum akhirnya Alberto Goncalves mencetak gol ketiga Indonesia pada menit ke-82.

Kemenangan ini membuat Indonesia naik ke posisi kedua klasemen sementera Grup B dengan tiga poin dan membuka peluang lolos dari Grup B Piala AFF 2018. Indonesia terbantu hasil di partai lain Grup B, di hari yang sama, di mana Filipina menaklukkan Singapura dengan skor 1-0. Itu membuat Filipina berada di peringkat ketiga klasemen karena kalah agresivitas gol dari Indonesia meski berpoin sama.

Baca Juga : Indonesia Jaga Peluang Lolos Grup B AFF 2018


Ilustrasi (Sumber: Instagram/@pssi_fai)


2. Kartu Nikah Tak Bebani APBN

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan, rencana penerbitan kartu nikah oleh Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Untuk itu, pemerintah tidak akan menanggung biaya besar dalam percetakannya nanti.

"Itu kan berapa sih ongkosnya? Paling Rp2.000 sampai Rp3.000 itu ongkos begitu. Sedangkan kalau ongkos kawinan coba berapa ongkosnya? Lumayan kan?" kata Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, seperti dikutip Antara, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga : Penerbitan Kartu Nikah Tak Bebani APBN

Kalla juga menjelaskan, penerbitan kartu nikah ini sebagai pelengkap buku nikah. Hal itu bertujuan supaya masyarakat lebih efisien membawa kartu tersebut ke mana-mana. Iya efisien saja. "Tidak ada soal, (supaya) simple saja kan. Itu kan agar dompet penuh sedikit lah," imbuh dia.


Ilustrasi (Foto: Kemenag.go.id)

3. Polusi Ganggu Kejuaraan Tinju

Kejuaraan dunia tinju putri yang dimulai pekan ini di New Delhi, India terganggu oleh polusi udara yang melewati batas aman di kota tersebut sehingga peserta harus mengenakan masker saat melakukan latihan.

Dilansir Antara, Selasa (13/11/2018), kejuaraan tersebut akan dimulai tanggal 15 hingga 24 November di ibu kota India. Namun, para peserta mengeluhkan polusi udara yang disebabkan emisi kendaraan bermotor, industri dan pembakaran jerami sisa tanaman.

Tanpa banyak angin, tingkat polusi semakin menjadi masalah di New Delhi yang merupakan salah satu kota dengan tingkat pencemaran udara tertinggi di dunia itu.

Baca Juga : Polusi Udara Ganggu Kejuaraan Tinju di New Delhi

"Keluarga saya cemas. Kami tahu situasi ini tidak bagus untuk tubuh," kata petinju Bulgaria Stanimira Petrova, peraih emas kelas bantam kejuaraan dunia 2014.    


Ilustrasi (Pixabay)

4. Kampanye Anak Prabowo-Sandi

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin melaporkan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, atas dugaan pelibatan anak dalam kampanye rapat umum di luar jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan menyebut, saat Aksi Bela Tauhid pada Jumat (2/11) lalu, ada penyampaian narasi kampanye oleh seorang anak. 

"Kami liat ada penyampaian yang dilakukan seorang anak, narasinya itu sungguh merugikan kami. Kalimatnya 'siap ganti presiden' dan 'eh lu pade jangan lupa pilih nomor 2, lupain yang nomor 1'. Kalimat itu kami anggap diduga sebagai sebuah kampanye," tutur Irfan di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga : Libatkan Anak, Timses Jokowi Laporkan Prabowo-Sandi???????

Menurut Irfan, kegiatan itu diduga melanggar Pasal 280 ayat 2 huruf k Undang-Undang Pemilu, mengenai pelanggaran terhadap larangan melibatkan orang yang tak berhak memilih atau anak-anak. Serta Pasal 492 yang bunyinya, setiap orang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU provinsi dan kabupaten untuk setiap peserta pemilu.    
 

5. Kisah Kasih Korban Lion Air

Tragedi Lion Air PK LQP meninggalkan sebuah kisah, tentang Intan Indah Syari dan ketegarannya. Demi sang kekasih, Rio Nanda Pratama, Intan melakukan pemotretan dengan baju pengantin, sesuai permintaan terakhir Rio sebelum tragedi tersebut memisahkan mereka untuk selamanya.

Dengan bucket melati segar di tangannya, Intan tampak tersenyum. Entah apa yang ia rasakan dalam pemotretan tersebut. Yang jelas, suasana penuh kesedihan digambarkan jelas oleh Adiela Organizer, pihak yang seharusnya menjadi pasukan penyelenggara pernikahan Intan dan Rio pada 11 November 2018, dua pekan di depan tragedi yang menewaskan Rio.

Rio adalah pria yang seharusnya menjadi suami Intan, andai pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang dengan kode penerbangan JT 610 tak jatuh menghantam perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pada hari penuh duka, 29 Oktober 2018 lalu, Rio bersama 188 orang lain yang berada di pesawat Boeing 737 MAX 8 nahas tersebut meninggal dunia.

Baca Juga : Kisah Intan Berdiri Sendiri dengan Baju Pengantin


Intan Indah Syari (Sumber: Instagram/@adielaorganizer.bangka)

Tag: hottest issue

Bagikan: