Hottest Issue Malam, Selasa 19 Februari 2019

Tim Editor

Ilustrasi (Ilham/era.id)

Jakarta, era.id - Selamat malam. Setelah beraktivitas seharian, kami akan menyuguhkan kamu lima berita pilihan biar kamu bisa membacanya sambil bersantai. Berita ini kami rangkum dalam Hottest Issue Selasa 19 Februari 2019.

1. Izin Lahan Prabowo dari JK

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, tak ada yang salah dengan penguasaan lahan oleh Prabowo Subianto seluas 220.000 hektare di Kalimantan Timur.

JK, yang saat itu menjadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan izin penguasaan lahan itu kepada Prabowo sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Selengkapnya: JK Akui Beri Izin Penguasaan Lahan pada Prabowo

Kata JK, lahan yang dibeli Prabowo itu merupakan aset sitaan kredit macet yang diambil alih oleh Bank Mandiri.    Dia memberi izin dengan syarat harus dibayar tunai tanpa kredit atau cicilan.


Wakil Presiden Jusuf Kalla (era.id)

Sebelumnya, JK juga telah memerintahkan Agus Martowadoyo, selaku mantan Direktur Utama Bank Mandiri, untuk menyerahkan lahan sitaan kredit macet tersebut kepada WNI daripada kepada orang asing. Saat itu ada dua pengusaha dari Singapura dan Malaysia yang juga tertarik untuk membeli lahan tersebut. 

"Daripada orang lain yang ambil. Tapi itu sesuai aturan yang ada, (Prabowo) bayar cash di Mandiri. Dia pinjam darimana saya tidak tahu, tapi pokoknya bayar cash, dan saya tidak izinkan itu kalau tidak cash," kata JK.

2. Karhutla Ada, Tapi Dikit

Pada Debat Kedua Pilpres 2019, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo bilang tak ada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama tiga tahun belakangan ini. Belakangan, dia meralatnya itu dan mengatakan maksud pernyataan itu bukan berarti hilang sama sekali, tapi menurun drastis dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data dari KLHK, luas Karhutla menurun drastis. Tahun 2015 ada 2,6 juta ha terbakar. Namun setelah terjadi langkah koreksi besar-besaran yang dipimpin langsung Presiden Jokowi, luas areal terbakar tahun 2016 turun menjadi 436,3 ribu ha, dan tahun 2017 turun menjadi 165,5 ribu ha.

Selengkapnya: Karhutla Masih Terjadi, Tapi Asapnya Sudah Jauh Berkurang


Kebakaran Hutan (Foto via @KementerianLHK)

Selain itu indikator karhutla dalam bentuk hotspot juga menurun drastis. Dari 70.971 hotspot di tahun 2015, jumlah hotspot bisa ditekan hingga hanya 9.245 di 2018. Penurunan hotspot hampir 85 persen. 

Selain itu, selama 3,5 tahun ini, KLHK menyelesaikan 567 kasus pidana masuk ke pengadilan, 18 gugatan terhadap perusahaan (inkrah) dengan nilai Rp 18,3 triliun, dan 132 kesepakatan penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Melalui Ditjen Gakkum KLHK sudah menangani 2.677 pengaduan, 3.135 pengawasan izin, dan menerbitkan 541 sanksi administrasi bagi usaha atau kegiatan yang melanggar perizinan dan peraturan perundangan bidang lingkungan dan kehutanan.

3. Olimpiade 2032 di Indonesia

Indonesia resmi mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dengan ditandai dengan penyerahan surat asli Presiden RI kepada Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach di Sekretariat IOC, Lausanne, Swiss.

Penyerahan surat yang menyatakan keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2032 itu dilakukan oleh Dubes RI di Bern Muliaman D Hadad pada 11 Februari 2019, kata siaran pers KBRI di Bern yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Proses pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada 2024. Tokyo, Paris, dan Los Angeles kini telah ditetapkan sebagai tuan rumah Olimpiade berturut-turut pada 2020, 2024, dan 2028. 


Ilustrasi (Foto: Twitter @jakarta2032)

Selengkapnya: Indonesia Resmi Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 

4. Salah Data Impor Jokowi

Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) melaporkan capres 01 Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pemaparan data impor jagung, produksi beras, hingga pembangunan infrastruktur saat Debat Kedua Capres 2019. Pernyataan Jokowi ini dianggap tidak sesuai fakta alias hoaks.

Sejumlah dasar hukum yang disangkakan Eggi kepada Jokowi adalah Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun 1946, Juncto UU ITE Pasal 27 ayat 3, Juncto Pasal 421 KUHP, Juncto Pasal 317 KUHP. 

Selengkapnya: Jokowi Dilaporkan Lagi ke Bawaslu

Keterangan palsu yang dimaksud, di antaranya, tentang impor jagung yang menyatakan 180 ribu ton, padahal data dari BPS 700-an ribu. 

Kemudian pernyataan tak ada konflik agraria, tapi kenyataannya tidak sebenarnya. Lalu, soal kebakaran hutan, yang dikatakan Jokowi sudah tidak ada, tapi kenyataannya masih terjadi di Riau, Sumatera, dan Kalimantan.

Barang bukti yang dibawa oleh TPUA dalam laporan ini adalah beberapa video mengenai kejadian kebakaran hutan yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, kemudian video kericuhan saat terjadinya pembebasan lahan saat pembuatan tol dan pernyataan dari Greenpeace Indonesia yang membantah pernyataan Jokowi mengenai tidak ada kebakaran hutan.


Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) melaporkan Jokowi ke Bawaslu karena dugaan hoaks (Diah/era.id)

5. Super Snow Moon

Malam ini akan terjadi fenomena Super Snow Moon. Ini terjadi karena posisi Bulan dan Bumi berada pada perigee atau posisi terdekat.

Istilah Snow Moon berasal dari cerita bersejarah suku asli Amerika kepada bulan purnama kedua musim dingin. Disebut sebagai Snow Moon karena akan ada hujan salju lebat yang akan terjadi.

Super Snow Moon akan mempengaruhi pola pasang air maksimum air laut di Indonesia. Menurut BMKG, fenomena ini berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir. Selama fenomena ini, masyarakat diminta untuk selalu waspada dan siaga.

Selengkapnya: VIDEO: Mengenal Super Snow Moon
 

Tag: hottest issue

Bagikan: