774 Mobil Mewah Mangkir Pajak

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Zakiyah/era.id)

Jakarta, era.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, sebanyak 744 mobil pribadi berbanderol di atas Rp1 miliar di Jakarta belum menunaikan pajak. Data itu diserap pada akhir Desember 2017 lalu.

Anies tak habis pikir, dengan harga beli tinggi sepatutnya pemilik mobil mewah tidak bermasalah menggelontorkan uang untuk pajak. Namun, kata Anies, kenyataan mengatakan sebaliknya. Seharusnya rasa malu muncul di benak para pemilik.

"Kendaraan di atas Rp1 miliar itu kendaraan mewah, dari segi kemampuan ekonomi amat tinggi, jadi tidak ada kesulitan untuk bayar pajak. Harga mobilnya saja di atas Rp1 miliar, dan kendaraan di atas Rp1 miliar yang belum bayar pajak jumlahnya ada 744 mobil. Malu kita, malu dengan kendaraan sebesar itu," terang Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/1/2018). 

Dari data yang dihimpun Pemprov DKI, sejumlah kendaraan mewah milik pribadi. Tersebar hampir di sejumlah wilayah Ibu Kota. Paling banyak mangkir pajak kendaraan mewah di Jakarta Selatan 228 mobil. Selanjutnya 117 mobil di Jakarta Pusat, 166 mobil di Jakarta Barat, 140 mobil di Jakarta Utara, dan 93 mobil di Jakarta Timur. 

Total dari pajak sejumlah kendaraan mewah milik pribadi itu Rp26,1 miliar. Sementara jika dijual seluruh kendaraan mewah  mencapai Rp1,2 triliun.

Anies yakin, pemilik kendaraan mewah akan segera membayar pajaknya dalam waktu dekat. Pasalnya, tak lama lagi websites Pemprov DKI akan segera merilis merek mobil beserta nomor polisi tersebut. Jika tidak dilakukan, Anies akan melakukan tindakan tegas terhadap pemilik kendaraan mewah mangkir pajak.

"Bagi mereka yang memiliki kendaraan dengan angka Rp6 miliar, bayar pajak yang menjadi kewajiban, bukan angka yang fantastis, ini tinggal soal menunaikan," ucap Anies.

Imbauan itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, kata Anies, pajak kendaraan mewah itu akan dialokasikan untuk mereka yang kurang mampu. Berbagai program pengentasan kemiskinan bersumber dari pajak di Jakarta, salah satunya pajak kendaraan mewah.  

"Sementara kita tahu, di Jakarta kita semua punya program untuk pengentasan kemiskinan, program untuk warga-warga yang menganggur, warga-warga yang sekarang di kampung-kampung kumuh, itu semua didanai lewat uang pajak," tandas Anies.

Tim era.id punya lampiran rinciannya, yuk simak:

Mobil mewah atas nama pribadi



Mobil mewah atas nama swasta atau badan

Bagikan:


REKOMENDASI