166 Korban Tenggelam KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Tim Editor

Tim BPBD melakukan pendataan (Dok Twitter Sutopo)

Jakarta, era.id - Tercatat 166 korban hilang dari tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. Dalam operasi pencarian ini, TNI mengerahkan kesatuan Marinir dari Yonmarhanlan I Belawan.

Kadispen Kormar Letkol Marinir Ali Sumbogo menjelaskan, tim Marinir yang dikerahkan merupakan tim penyelam yang handal dengan membawa sejumlah perlengkapan alat selam. Selain itu 10 orang dari Yontaifib 2 Marinir Pasmar 1 juga bertolah dari Halim Perdanakusuma.



"Tim dilengkapi dengan 1 unit mobil ambulance, 6 set alat selam dan 19 swimfest. Disamping itu  Korps Marinir juga mengirim penyelam handal Marinir lengkap dengan alat selamnya. Jumlah 10 orang dari Yontaifib 2 Mar Pasmar 1 bertolak dari Halim Perdana Kusuma hari ini. Tim dipimpin Lettu Mar Kukuh Hadi W," jelas Ali Sumbogo dalam keterangan yang diterima era.id, Rabu (20/6/2018).
 

KM Sinar Bangun tenggelam saat berjalan ke pelabuhan Simanindo Lab. Samosir, Senin (18/6/2018) pukul 17.15 WIB. Sebanyak 19 penumpang KM Sinar Bangun ditemukan. 18 orang ditemukan selamat dan 1 orang tewas. Satu orang meninggal dunia atas nama Tri Suci Wulandari (21).

Saat ini, proses pencarian penumpang kapal masih berlangsung. Pencarian melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD Samosir, BPBD Simalungun dan Pemkab Samosir. Tim gabungan tersebut menggunakan 3 kapal kayu milik Organisasi Perkapalan Simanindo (OPS) dan KMP Sumut I.


Data Sementara Korban Hilang KM Sinar Bangun



Data Sementara Korban Hilang KM Sinar Bangun


Data Sementara Korban Hilang KM Sinar Bangun

Data Sementara Korban Hilang KM Sinar Bangun
 

Tag: tenggelam kecelakaan infrastruktur

Bagikan: