Jalanan di Gowa Sulsel Rusak Parah, Warga Sekitar Nyambi Jadi 'Pegawai Dishub'

| 11 Nov 2021 14:46
Jalanan di Gowa Sulsel Rusak Parah, Warga Sekitar Nyambi Jadi 'Pegawai Dishub'
Kondisi jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa (Yusuf Yahya/ERA.id)

ERA.id - Sebulan lebih Jalan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, rusak dan dibanjiri air setinggi setengah meter. Keadaan ini mengenaskan.

Jalan yang dikelola Pemprov Sulsel tersebut seakan terlupakan, menyusul kesibukan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meresmikan beberapa proyek di berbagai daerah.

Proyek tersebut banyak macamnya, ada jembatan, jalanan poros kabupaten, dsb. Semuanya terbilang jauh dari Makassar, sementara yang di Gowa, belum tersentuh hari ini.

Akibat tak terurus, kendaraan dan warga banyak yang jadi korban. Ada ban mobil yang robek sebab menginjak lubang yang kurang lebih sedalam 40 senti.

Tak tersorotnya jalan itu bukan isapan jempol belaka. Boleh Anda tengok di media sosial. Sampai hari ini, keadaan di Jalan Tun Abdul Razak kerap jadi perbincangan.

Apa yang dibahas? Ialah kemacetan, orang yang mengeluh celaka, banjir yang tinggi, dsb. Praktis, kemalangan ini membawa keuntungan bagi segelintir orang.

Beberapa warga biasa langsung menjadi anggota 'Dinas Perhubungan' dadakan. Dengan cekatan, mereka mengatur dan mengarahkan pengendara untuk berhati-hati agar tak terjerumus ke dalam lubang jalan yang menganga.

Menanggapi fenomena itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pemprov Sulsel, Astina mengatakan Jalan Tun Abdul Razak dan drainase sekitarnya akan direkontruksi tahun 2022.

"Rekonstruksi 2022 jalannya (akan) ditangani termasuk drainasenya," terang Astina, Kamis (11/11/2021).

Sementara soal tak adanya anggota Dishub Sulsel yang mengatur kendaraan di sana, Kabid Lalu Lintas Dishub Sulsel, Azis mengaku akan melapor ke pimpinannya.

"Saya laporkan untuk pertimbangan ke pimpinan (Kepala Dinas)," aku Azis.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu ERA.id memantau langsung Jalan Tun Abdul Razak yang dikeluhkan oleh banyak warga.

Terlihat beberapa pengendara sepeda motor juga terpaksa melawan arus, hanya untuk menghindari genangan air juga jalan yang berlubang.

Rekomendasi