Indomie Jadi Makanan Paling Favorit di Seluruh Generasi di Arab Saudi

Tim Editor

Gerai Indomie (Foto: Arabnews)

ERA.id - Tak hanya dicintai masyarakat Indonesia, kelezatan Indomie juga telah merambah hingga ke luar negeri. Seperti halnya dengan mayoritas masyarakat Arab Saudi yang menjadi Indomie sebagai mie instan favoritnya.

Dilansir dari Arab News pada Selasa (2/2/2021), Indomie telah filuncurkan di Indonesia pada 1972 dan dibawa ke Kerajaan pada tahun 1986. Indomie dipopulerkan oleh pekerja rumah tangga Indonesia yang mendambakan cita rasa rumah tangga. Harga terjangkau dan keunikan rasa membuat Indomie digemari oleh masyarakat Arab Saudi. 

Popularitas Indomie membuat Arab Saudi membangun 3 pabrik untuk memenuhi permintaan yang tinggi. Pabrik utama Indomie di Jeddah, yang terbesar di Jeddah memproduksi hingga 2 juta bungkus sehari sejak dibuka pada 1992.

Gerai Indomie (Foto: Arabnews)

Kepada Arab News, pekerja rumah sakit bernama Sarah Al-Suqair mengatakan bahwa Indomie telah menjadi tak terpisahkan dari dapur Saudi. Menyiapkan dan makan mie tidak hanya dilakukan di rumah.

“Aku ingat saat Indomie gelas menggila di sekolah. Banyak yang ditukar dengan uang, mainan, pernak-pernik, gim video dan film, bahkan jasa seperti mengerjakan PR. Itu selundupan yang paling enak di sekolah, terutama ketika para guru menangkap basah dan mulai melarangnya,” ujar Al-Suqair.

Al-Suqair juga menceritakan akal-akalan siswa menyiapkan mi gelas instan di sekolah, dengan terbatasnya air mendidih yang diperlukan untuk membuat sup.

"Aku ingat beberapa teman sekelas saya diskors karena menyelinap ke laboratorium kimia dan mencoba menggunakan tungku bunsen untuk merebus air untuk mi. Trik favorit lainnya adalah dua siswa memasuki ruang guru, di mana salah satu dari mereka akan mengalihkan perhatian guru. Sementara yang lain diam-diam mencoba menyelinap air dari ketel,” tutur Al-Suqair.

Gerai Indomie (Foto: Arabnews)

Ahli gizi Leila Bakri mengaku baginya kelemahan nomor satu adalah Indomie rasa mie goreng. Walau ia tak sehat, namun dirinya tidak mampu menolaknya.

“Mi instan pada umumnya bukanlah makanan yang benar-benar sehat, karena kandungan natrium, MSG, dan bahan olahan di dalamnya. Tapi aku benar-benar tidak bisa menahannya. Aku tumbuh besar makan Indomie di rumah. Aku pikir kita semua melakukannya. Mudah dibuat, murah, dan sangat mengenyangkan. Aku mencoba membuatnya lebih sehat dengan menambahkan ayam, sayuran, apa saja yang segar. Saya bahkan mencoba membuat versi saya sendiri. Tetapi kenyataannya, sekeras apa pun aku mencoba, aku tidak akan pernah bisa menciptakan kembali rasa Indomie yang otentik," jelas Leila Bakri. 

Indomie banyak dicintai hampir seluruh masyarakat seluruh dunia. Bahkan, logonya tampil di pernak pernik seperti kaos oblong, peralatan dapur, pin, stiker, gim seluler berumur pendek pada 2013, Indomie Dash.

Mie goreng menjadi rasa paling populer dari merek mie instan Indomie. Merek ini memiliki beberapa rasa dan variasi yang tersedia, mulai dari mie goreng pedas, kari ayam, kaldu sapi, dan bahkan pilihan vegetarian.

Indofood memelopori produksi mi instan di Indonesia, dan merupakan salah satu produsen mi instan terbesar di dunia. Ia memiliki kantor regional di seluruh dunia dan Indomie tersedia lebih dari 80 negara.

Indomie juga telah bereksperimen dengan citarasa lokal untuk beberapa paket khusus di negara-negara tempat merek tersebut paling populer. Misalnya, di Nigeria, salah satu konsumen Indomie terbesar di dunia diluncurkan rasa Jollof dengan meniru beberapa rasa hidangan nasi Afrika Barat.

Rasa-rasa langka pada Indomie menyebabkan pasar gelap mi instan yang aneh. Harga yang dijual sangat mahal di Ebay. Satu pak berisi 5 bungkus mie goreng rata-rata harganya sekitar 7.45 riyal atau Rp27 ribu. Untuk sekotak berisi 20 bungkus Indomie Relish, sebuah rasa yang dirilis di Nigeria dibanderol USD 70 atau Rp982 ribu di Ebay.

Indonesia juga telah memanfaatkan mie Indomie dengan cara yang tidak biasa, seperti kreasi es krim Indomie mie goreng dari creamery asal Jakarta Barat, Holi Ice Cream.

Tag: indomie

Bagikan: