Kaya Manfaat, 7 Minuman Khas Korea Non Alkohol Ini Rasanya Sangat Enak dan Aman Dikonsumsi

Tim Editor

Teh omija (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)

ERA.id - Minuman soju adalah minuman khas Korea Selatan yang paling populer. Biasanya, minuman ini nggak pernah absen dalam adegan Drama Korea (Drakor). Sayangnya, soju mempunyai kandungan alkohol. Tenang saja, rupanya tak semua minuman asal Korea mengandung alkohol.

Ada sejumlah minuman khas Korea Non Alkohol yang rasanya sangat enak dan memuaskan dahaga. Minuman ini juga sangat viral di Korea dan banyak dikonsumsi di Indonesia. Berikut 7 minuman Korea non alkohol yang aman dikonsumsi, seperti dilansir dari CNN Travel.

1. Banana milk

Banana milk (Foto: Instagram/@masaki721)
Banana milk (Foto: Instagram/@masaki721)

 

Bagi orang Korea, banana milk memunculkan kenangan masa kecil. Jika mencobanya, kamu akan mengerti mengapa minuman ini sederhana, tetapi rasanya sangat manis hingga bikin ketagihan. Merek paling populer adalah Binggrae, telah memupuk pengikut setia sejak diluncurkan pada tahun 1974, saat pisang menjadi makanan mewah.

2. Teh chrysanthemum

Teh chrysanthemum (Foto: Instagram/@tamoldna)
Teh chrysanthemum (Foto: Instagram/@tamoldna)

 

Bunga putih dan kuning dari tanaman krisan dikeringkan dan kemudian direndam dalam madu selama sekitar satu bulan, lalu diseduh sebagai teh. Tehnya sangat memukau dengan bunga krisan yang mengembang. Seperti yang mungkin kamu harapkan dari teh yang terbuat dari kelopak bunga, tehnya punya rasa bunga yang lembut dengan rasa manis dapat dinikmati bersama sesendok gula. Dikatakan bahwa teh krisan dapat membantu kamu melawan flu selama bulan-bulan musim dingin, dan juga meredakan tekanan darah tinggi.

3. Teh omija

Teh omija (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)
Teh omija (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)

Omija berarti "beri lima rasa" yaitu manis, asam, asin, pahit dan pedas di dalam buah beri. Di Korea, berry biasanya diubah menjadi teh yang dapat dikonsumsi sendiri atau dicampur dengan madu, kelopak bunga, bubuk kacang hijau, dan lain-lain untuk membuat berbagai macam minuman khas Korea yang disebut hwachae.

Omija juga digunakan sebagai penyedap untuk makgeolli. Untuk penggunaan sehari-hari, teh ini sangat baik untuk pilek atau penyakit pernapasan lainnya. Selain itu, teh omija bisa juga pengobatan tradisional.

4. Teh daechu (teh jujube kering)

Teh daechu (Foto: Instagram/@putrifirdausfahmi)
Teh daechu (Foto: Instagram/@putrifirdausfahmi)

 

Daechu, atau jujube kering biasanya ditambahkan dalam masakan. Kamu bisa membuat teh dari pasta yang tahan lama, atau membuat teh segar dengan merebus jujube kering. Tehnya berwarna merah marun gelap yang kaya dengan rasanya gurih. Teh kaya akan zat besi dan baik untuk anemia dan menyembuhkan kelesuan.

5. Teh plum hijau

Teh plum hijau (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)
Teh plum hijau (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)

 

Sekitar awal musim panas, kamu dapat mulai melihat tas jaring besar berisi buah plum hijau kecil, yang dikenal sebagai sirup maesil. Pohon plum ini di seluruh Asia Timur baik untuk bunga maupun buahnya.

Orang Korea sering memfermentasi buah plum dengan gula dan membuat sejumlah sirup maesil, yang pada dasarnya adalah konsentrat buah plum. Teh plum hijau disimpan dan digunakan sebagai minuman menyegarkan di musim panas. Bisa juga teh plum hijau diminum saat musim dingin jika diminum secara hangat.

6. Yuzu

Yuzu (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)
Yuzu (Foto: Instagram/@seoulbytes_official)

 

Yuzu telah menjadi bahan populer di menu restoran mewah di Amerika Serikat. Buahnya sendiri terlihat seperti jeruk keprok besar, tetapi memiliki rasa asam yang membuatnya lebih mirip dengan jeruk bali. Seperti halnya plum hijau, orang Korea mengawetkan irisan tipis citron dalam madu atau gula. Sebotol madu citron tersedia di toko bahan makanan adalah obat herbal untuk pilek dan penyakit musim dingin lainnya. Cukup masukkan satu sendok makan sirup ke dalam air panas dan kamu bisa merasakan yuzu.

7. Sujeonggwa

Sujeonggwa (Foto: Instagram/@mykoreankitchen)
Sujeonggwa (Foto: Instagram/@mykoreankitchen)

 

Minuman "makanan penutup" Korea lainnya. Basis minumannya terbuat dari jahe, merica, dan kayu manis yang direbus. Setelah itu, madu atau gula merah ditambahkan bersama dengan kesemek kering, yang dilarutkan dalam cairan untuk memberikan rasa musim gugur supaya lebih hangat. Minuman ini bisa juga disajikan dingin dan dihiasi dengan beberapa kacang pinus. Secara keseluruhan minuman ini memiliki keseimbangan manis dan buah yang bagus dari jahe dan kayu manis.

Tag: minuman sehat minuman kesehatan minuman korea non alkohol minuman halal

Bagikan: