Ini Aksi Sule yang Sebabkan Dirinya Terseret Laporan Kasus Penistaan Agama Miras Minuman Rasulullah

| 24 Nov 2022 15:37
Ini Aksi Sule yang Sebabkan Dirinya Terseret Laporan Kasus Penistaan Agama Miras Minuman Rasulullah
Komedian Sule (Instagram)

ERA.id - Budayawan Budi Dalton dan dua komedian, Mang Saswi serta Sule dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (Ampera). Mereka bertiga dilaporkan buntut dari pernyataan "miras minuman Rasullullah".

"Dari laporan ini ketiga orang ini kami merasa bahwa dari pernyataan yang disiarkan lewat kanal YouTube itu mengandung SARA yang di mana Budi Dalton secara sadar dan ada kesengajaan di situ bahwa menyatakan miras minuman Rasulullah," kata Ketua Ampera, Syahrul Rizal kepada wartawan, baru-baru ini.

Laporan ini teregister dengan nomor LP/B/5984/XI/2022/Polda Metro Jaya tertanggal 23 November 2022. Ketiganya dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP jo Pasal 156A KUHP.

Syahrul menjelaskan Sule dan Mang Saswi dilaporkan karena kedua komedian ini ada di konten tersebut dan ikut tertawa usai Budi menyebut miras minuman Rasullullah.

"Itu dalam satu kejadian yang sama. Nah ketika Budi Dalton menyatakan bahwa miras minuman Rasulullah, mereka secara reflek dan spontan tertawa dan di situ kami beranggapan bahwa mereka terlibat dalam ucapan yang disampaikan Budi Dalton," ucapnya.

Diketahui, viral video ketika Budi Dalton menyebut miras sebagai minuman Rasulullah. Padahal diketahui, secara umum miras adalah sebuah singkatan dari minuman keras.

Budayawan ini mengungkapkan miras punya kepanjangan lain, yakni minuman Rasulullah. Dalam video itu, Budi Dalton terlihat bersama Sule dan Mas Saswi.

"Miras, kan minuman Rasulullah," kata Budi Dalton dalam potongan video tersebut.

Usai videonya viral, Budi Dalton langsung menyampaikan permohonan maaf. Dia menjelaskan video itu dibuatnya tiga tahun lalu.

"Bagi yang pernah menonton potongan film itu sekali lagi saya minta maaf, video itu saya buat kurang lebih 3 tahun lalu dan saat itu saya sudah membuat beberapa klarifikasi," ucap Budi Dalton dilihat di YouTube MALAHMANDAR TV.

"Saya mohon maaf kepada siapa pun yang tersinggung saya akan bisa menjelaskannya sedetail apapun," tambahnya.

Rekomendasi