Nikah Minim Budget, Saat ini adalah Waktunya

Tim Editor

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id - Pernikahan merupakan momen sakral dan butuh banyak persiapan. Selain mental, para calon pengantin biasanya bakal menyiapkan pesta resepsi pernikahan yang tentunya membutuhkan budget lumayan. Nah, untuk kalian yang sudah ngebet ingin menikah tapi enggak punya biaya, saat ini adalah waktunya.

Sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia saat ini sedang menghadapi wabah virus korona baru atau COVID-19. Pemerintah pun menganjurkan agar warganya selalu memperhatikan kesehatan, salah satunya dengan melakukan social distancing --saat ini physical distancing-- yakni jaga jarak fisik. 

Tak main-main, mereka yang nekat untuk melakukan aktivitas berkerumun, termasuk menggelar resepsi pernikahan bisa dikenakan sanksi berupa pidana kurungan satu tahun. Hal ini tertuang dalam Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Mak/ 2 /1l/2020.

Menikah tanpa resepsi saat wabah korona tentunya bisa dimaklumi banyak orang. Kementerian Agama telah menyebarkan aturan acara akad pernikahan saat wabah COVID-19. Mereka yang boleh hadir saat akad adalah penghulu, kedua mempelai, kedua saksi, kemudian wali. Selain itu, batas maksimal tamu yang ada di lokasi pernikahan sebanyak 10 orang saja. 


Kalkulasi budget dalam menggelar resepsi pernikahan. (Foto: era.id)

Mereka yang hadir juga diharuskan melakukan jaga jarak fisik atau physical distancing kurang lebih 1,5 meter, mengggunakan masker, dan untuk mempelai laki-laki, penghulu, serta wali dari pihak perempuan menggunakan sarung tangan. Meskipun terkesan ribet, tapi dijamin pernikahan kamu sah, baik secara negara maupun agama.

Di samping itu, ada beberapa persiapan lain yang tentunya enggak perlu repot-repot kamu lakukan saat menikah di tengah wabah COVID-19, seperti hal berikut:

1. Enggak perlu repot cari gedung resepsi

Salah satu budget terbesar saat membuat anggaran resepsi pernikahan adalah biaya sewa gedung. Apalagi jika tanggal yang kita pilih adalah tanggal cantik atau unik, tanggal nikahnya sejuta umat. Atau, mau lokasi yang strategis, kapasitas besar, dekorasi mewah. Tentunya butuh biaya yang lumayan. Tapi pos budget untuk venue ini enggak perlu kamu keluarkan jika menikah saat wabah COVID-19 ini. Lumayan kan?


Ilustrasi (Jordan Stimpson dari Pixabay) 

2. Tanpa biaya katering

Kalau pada pernikahan umumnya, katering merupakan hal vital yang dipersiapkan calon pengantin. Selain harus enak, hidangan yang disajikan juga harus beragam agar tidak jadi omongan tamu undangan. Namun, budget katering berupa makanan prasmanan ini tidak perlu dikeluarkan bagi basangan yang ingin menikah di tengah pandemi COVID-19. Sebab, kita tidak pernah tahu apakah katering yang kita gunakan telah menerapkan standar kebersihan untuk cegah virus korona.

Selain itu, alat makan yang tersedia pun banyak disentuh orang dan berisiko menularkan virus. Data yang dipublikasikan Centers for Disease Control (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyebutkan, virus korona berpotensi bertahan di permukaan benda selama 17 hari. Data ini berdasarkan temuan mereka di kapal pesiar Diamond Princess yang beberapa waktu lalu dikarantina sebelum para penumpangnya diperbolehkan pulang.


Ilustrasi (floraboss dari Pixabay) 

3. Tanpa biaya rias pengantin

Menggunakan make-up menjadi salah satu kegiatan yang penting untuk diperhatikan saat merebaknya virus COVID-19. Pasalnya, aktivitas tersebut sangat berkaitan dengan sentuhan pada wajah. Kita tidak pernah tahu, apakah alat make-up yang digunakan perias pengantin terpapar virus korona atau tidak. Jadi, lebih baik kita menggunakan alat make-up milik sendiri, yang tentunya mengurangi budget pernikahan.


Ilustrasi (Pexels dari Pixabay) 

4. Enggak perlu setelan baju 

Satu lagi yang penting dalam acara resepsi pernikahan yakni setelan baju. Biasanya sekali resepsi, pengantin akan berganti kostum dua hingga tiga kali. Karena kostum yang digunakan biasanya dari jasa sewa pakaian pengantin, tentunya hal ini rentan terpapar virus korona. 

Syukur-syukur yang menyewakai pakaian pengantin paham bagaimana cara membunuh virus yakni dengan mencuci menggunakan air panas dan memberi waktu ekstra pada pakaian untuk terpapar suhu panas setidaknya di atas 80 derajat Fahrenheit atau sekitar 26 derajat Celcius.


Ilustrasi (StockSnap dari Pixabay) 

5. Tanpa kartu undangan

Untuk mempraktikan physical distancing seperti anjuran pemerintah, kita tentunya akan membatasi tamu yang hadir di acara pernikahan. Pastinya, kamu enggak perlu repot-repot memikirkan desain undangan pernikahan, apalagi budget yang akan dikeluarkan untuk mencetak undangan pernikahan. Ini juga guna meminimalisir penularan virus di benda mati seperti undangan pernikahan.


Ilustrasi (stempow dari Pixabay) 

Nah, sekian tips nikah minim budget di tengah wabah COVID-19. Ada yang berminat?

Tag: era-nya nikah milenial covid-19 di indonesia

Bagikan: