Gunung Agung Erupsi, Semburkan Hujan Abu Vulkanik

Tim Editor

Semburan abu vulkanik Gunung Agung (dok Istimewa)

Jakarta, era.id - Gunung Agung di Bali kembali erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 5,1 km. Hal ini menyebabkan hujan abu vulkanik di beberapa wilayah di Provinsi Bali.

Berdasarkan informasi dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, sebaran hujan abu vulkanik dari Gunung Agung bisa dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar Kabupaten Karangasem, Bangli dan Klungkung.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG merekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 55 detik," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya.



Dia mengatakan tak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat erupsi tersebut. Aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai juga normal.

"BPBD telah membagikan ribuan masker kepada masyarakat. Bandara Internasional IGK Ngurah Rai beraktivitas normal. Tidak ada pengaruh dari erupsi Gunung Agung. Semua penerbangan normal. Bali aman," jelasnya.
 

Kendati demikian, status Gunung Agung juga tetap Siaga (level III). Masyarakat, pendaki dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari puncak kawah Gunung Agung. Di luar radius itu aman.

Selain Gunung Agung, Sutopo juga mengatakan erupsi masih terjadi di Gunung Bromo. Dia menyebut Gunung Bromo berstatus waspada (Level II), dengan zona bahaya dalam radius 1 Km dari puncak kawah.

"Di luar itu aman. Aktivitas Bandara Abdulrachman Saleh Malang berjalan normal. Pariwisata di kawasan Gunung Bromo aman. Pengunjung diimbau memakai masker dan kacamata untuk mengantisipasi terpaan hujan abu vulkanik," tuturnya.

Dia juga menginformasikan soal aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Dia menyebut guguran lava pijar berlangsung hampir setiap hari, namun masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan normal selam berada di luar zona bahaya 3 Km dari puncak Merapi.

Tag: gunung agung erupsi gunung

Bagikan: