Bintang Porno Jadi Iklan Kampanye Edukasi Seks Anak

Tim Editor

    Bintang porno jadi iklan kampanye edukasi seks anak. (Foto: YouTube/KeepItRealOnline)

    Jakarta, era.id - Pemerintah Selandia Baru baru saja merilis kampanye iklan untuk mendorong para orang tua agar memberikan edukasi seks kepada anak. Iklan ini adalah bagian dari upaya pemerintah supaya para orang tua berbicara kepada anaknya bahwa apa yang dilihat di dunia maya tidak sesuai dengan kenyataan.

    Iklan itu adalah bagian kampanye "Keep It Real", yakni misi kampanye besutan dari pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak panjang kelamnya dunia siber.

    Dikutip dari Daily Mail pada Kamis (25/6/2020), iklan yang tidak lazim ini memperlihatkan dua bintang dewasa, yakni Sue dan Derek. Saat itu keduanya berada di depan pintu dan pintu itu dibuka oleh seorang ibu.

    Kedua pasangan itu mengatakan kepada pemilik rumah yaitu seorang ibu jika putranya sering menonton konten berbau pornografi di beragam perangkat elektronik.

    Hingga akhirnya sang ibu memanggil putranya, dan bocah itu kaget melihat kedua pasangan itu tidak mengenakan sehelai benang apa pun saat mendatangi rumahnya. 


    Salah satu adegan Iklan kampanye "Keep It Real". (Tangkapan layar/era.id)

    "Kami biasanya tampil sebagai bintang dewasa, tetapi putramu hanyalah anak kecil. Dia mungkin tidak tahu bagaimana hubungan seks nyata yang sebenarnya," ujar Sue kepada ibunya yang kebingungan.

    "Tidak, dan aku tidak akan pernah bertindak seperti itu di kehidupan nyata," timpal Derek.

    Lalu, bocah itu nampak khawatir saat Sue memanggilnya, "Hai Matty!"

    "Baiklah Matty, sepertinya sudah waktunya untuk berbicara tentang perbedaan antara apa yang kamu lihat secara online dan hubungan kehidupan nyata. Tidak ada penilaian!" lanjut Sue.


    Salah satu adegan Iklan kampanye "Keep It Real". (Tangkapan layar/era.id)

    Kampanye viral ini memberikan pesan makna supaya para orang tua memberikan edukasi seks kepada anak-anak mereka. Para orang tua diminta untuk melakukan percakapan terbuka dan jujur kepada anak-anak mereka soal perbedaan hubungan seks yang dilihat di internet berbeda dengan kenyataannya. 

    Bahkan, pada di halaman web pemerintah Selandia Baru, mereka memberikan tips lebih lanjut tentang bagaimana orang tua mengangkat percakapan sensitif ini kepada anak-anaknya. 

     

    Tag: kekerasan seksual anak-anak hari perempuan internasional

    Bagikan :