Puan Kunjungi Korban Banjir Bandang Mamuju

Tim Editor

Menko PMK Puan Maharani dan para pejabat pemerintah Sulbar (Foto: Istimewa)

Mamuju, era.id - Menko PMK Puan Maharani mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (27/3/2018) siang. Pada kesempatan ini, Puan memberikan bantuan kepada para korban. Dia pun berjanji akan mengoordinasikan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk melakukan revitalisasi sungai yang menjadi penyebab banjir bandang tersebut.

Didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Puan tiba di bandar udara Tampa Padang, Mamuju tepat pukul 12.00 WIT yang langsung disambut Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, dan Danrem Mamuju Kolonel Taufiq Shobri. Rombongan kemudian menuju lokasi banjir bandang yang terjadi pada Kamis, 22 Maret 2018 di Simbuang 2. 

"Sebagaimana kita alami dan ketahui bersama pada 22 Maret 2018 lalu di daerah yang kita cintai ini telah terjadi bencana banjir yang telah mengakibatkan adanya korban jiwa, luka-luka serta kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit, sehingga kehidupan dan kesejahteraan kita menjadi terganggu. Saya menyampaikan rasa belasungkawa terhadap korban yang meninggal dunia dan rasa empati yang dalam pada masyarakat yang terdampak,” ujar Puan, berdasarkan laporan tertulis yang diterima era.id, Rabu (28/3/2018).


Menko PMK Puan Maharani saat mengunjungi korban banjir bandang Mamuju (Foto: Istimewa)

Puan berharap masa tanggap darurat segera selesai sehingga pemerintah daerah bersama kementerian dan lembaga terkait bisa segera menyusun rencana aksi dan melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi. Dia juga menyoroti kondisi sungai Rimuku, Karema dan Mamunyu yang saat itu meluap dan mengakibatkan banjir bandang. Ia akan meminta K/L terkait agar merevitalisasi sungai dengan melakukan pengerukan atau memperluas median sungai agar tidak mudah meluap. 

“Saya, mewakili Pemerintah Pusat, bersama K/L terkait datang ke Kabupaten Mamuju, untuk memastikan masyarakat terdampak sudah ditangani dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Puan menyerahkan bantuan uang sebesar Rp250 juta, 50 paket kesehatan keluarga, 50 paket sandang, 50 paket pakaian anak, 26 paket peralatan dapur, dan 50 paket peralatan makanan. Dia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga terkait banjir bandang, kondisi terkini dan bantuan yang diterima. 

Melanjutkan kunjungan kerjanya, Puan menyambangi Polres Mamuju untuk menyerahkan santunan kepada Ibu Sri Lestari, istri dari Aipda Nurman, anggota Polres Mamuju yang tewas saat menolong korban banjir bandang.


Menko PMK Puan Maharani saat mengunjungi korban banjir bandang Mamuju (Foto: Istimewa)

Bencana banjir bandang Mamuju terjadi Kamis, 22 Maret 2018 pukul 08.30 WITA di Kecamatan Simboro dan Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar. Jumlah pengungsi per tanggal 26 Maret 2018 yang dikonsentrasikan di kantor Polres Mamuju berjumlah 54 KK/190 jiwa dan yang berada di Posko Muhammadiyah Kec. Singkep 76 KK/373 jiwa. 

Hingga saat ini, tercatat 1.089 unit rumah terendam banjir. Pemerintah Daerah Mamuju telah menerbitkan Surat Keputusan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang selama 7 hari, dari 22-28 Maret 2018.

Bagikan: