Medan Fashion Week Ganggu Lalu Lintas, Bobby Nasution Kasih Solusi: Kita Carikan Tempat

ERA.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat bicara soal pro dan kontra kegiatan Medan Fashion Week yang dilakukan para remaja dan anak-anak di Medan di zebra cross persimpangan Jalan Kesawan menuju Jalan Balai Kota.

Bobby mengaku telah memerintahkan Dinas Pariwisata Kota Medan untuk menyediakan tempat agar Medan Fashion Week bisa dilangsungkan tanpa mengganggu pengguna jalan.

"Sudah saya sampaikan ke Dinas Pariwisata. Kalau memang kegiatan tersebut mengganggu lalu lintas sudah kita siapkan tempatnya," ungkapnya saat ditanyai awak media, di Taman Cadika Johor, Jumat (29/7/2022).

Bobby sendiri tidak menampik kegiatan Medan Fashion Week memakai fasilitas umum hingga masyarakat banyak merasa keberatan. Menantu Presiden Joko Widodo itu pun memastikan tempat Medan Fashion Week akan tersedia dalam waktu dekat ini.

"Yang pasti kita sesama pengguna fasilitas yang diberikan oleh pemerintah harus saling menghargai. Kalau ada yang merasa terganggu kegiatan tersebut, ya nanti, minggu ini kita coba akan berikan tempat fasilitas baru. Minggu ini pokoknya," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa kegiatan Medan Fashion Week atau Kesawan Fashion Week ini mendapat sorotan dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi karena dinilai telah mengganggu pengguna jalan.

Edy bahkan kesal seolah kegiatan Cat Walk itu seperti sudah tidak ada tempat lagi. Mantan Pangkostrad itu menegaskan bahwa para pelaku Medan Fashion Week tidak menggunakan jalan atau zebra cross sebagaimana fungsinya.

"Karena kalian fashion week, saat mau lewat, tapi saya tidak bisa lewat. Sudah diluar fungsi, jalan kok dipakai untuk melenggak-lenggok, jadi orang tidak bisa lewat," katanya kepada wartawan, di Rumah Dinas Gubsu, Senin (25/7/2022).

Sementara itu, pihak kepolisian sendiri telah mengeluarkan imbauan agar kegiatan Medan Fashion Week tidak kembali digelar. Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar mengatakan, kegiatan Medan Fashion Week tidak memiliki izin dan melanggar aturan lalu lintas.

"Sementara kita larang dulu. Pertama kegiatan itu mengganggu lalu lintas, kemudian tidak ada izin, yang bertanggungjawab siapa. Kalau tiba-tiba ada yang ngebut, tertabrak, ini kan menjadi persoalan," ujar Sonny.

Sonny menyebut pihaknya telah membuat imbauan terkait larangan kegiatan Kesawan Fashion Week tersebut di media massa. Dia meminta agar kegiatan Kesawan Fashion Week tersebut tidak kembali digelar.

"Itu kan fasilitas umum, itu kan jalan raya, seperti kita ketahui mereka kan melaksanakan kegiatan itu pada saat aktivitas jalan raya lagi padat padatnya, kalau tiba-tiba ada yang ngebut, tertabrak, ini kan menjadi persoalan," katanya.