Pakai Lagu, Dewa 19 Minta Penontonnya Doakan Orang Tua Vega Antares yang Tewas Kecelakaan

ERA.id - Pimpinan Republik Cinta Management, Ahmad Dhani menyampaikan kabar duka saat konser Dewa 19 di Banjarmasin.

Kabar duka itu terkait peristiwa kecelakaan di Boyolali yang menimpa kedua orang tua Vega Antares. Keduanya diketahui meninggal. Vega pun absen dalam konser kali ini.

"Mudah mudahan meninggal dalam keadaan husnul khatimah," ujar Dhani di atas panggung Konser 30 Tahun Dewa 19 Berkarya, Minggu (31/7/2022).

Doa baik itu disahut "Amiiiiin," oleh ribuan penonton di dalam gedung Sultan Suriansyah malam tadi.

Dari panggung konser, Dhani dan ribuan penggemar Dewa 19 mencoba memetik rasa dan memberi kekuatan untuk Vega melalui lagu 'Hadapi Dengan Senyuman'.

"Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi biar terjadi. Hadapi dengan tenang jiwa, semua kan baik-baik saja,"

"Bila ketetapan Tuhan, sudah ditetapkan, tetaplah sudah, tak ada yang bisa merubah dan takkan bisa berubah,"

"Relakanlah saja ini, bahwa semua yang terbaik. Terbaik untuk kita semua, menyerah lah untuk menang"

Begitulah lirik ciptaan Dhani yang malam tadi malam dilantunkan dengan petikan gitar yang dipakainya menggiring penonton.

Meskipun ada peristiwa yang mengandung kesedihan itu, band Legendaris Indonesia ini tetap memberikan tampilan yang terbaik untuk masyarakat Banjarmasin.

Dalam rangkaian tour konser di Banjarmasin dipromotori Redline Kreasindo ini, Dewa 19 tampil memukau.

Adanya vokal dari Ello dan Virzha terdengar dan terlihat memberikan nuansa baru saat membawakan lagu Dewa 19 yang tak lengkang waktu itu, misalnya Kirana, Aku Milikmu, Takan Ada Cinta Yang Lain, Kangen dan Separuh Nafas.

Terkait Once, dia terpaksa tidak bisa hadir merasakan panggung di Banjarmasin karena sakit terkena COVID-19. Melalui rekaman video dia meminta maaf atas ketidakhadirannya.

Kecelakaan maut

Ayah dan ibu Vega, diketahui tewas kecelakaan di KM 483 ruas Tol Semarang-Solo di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu silam, yang melibatkan sebuah Toyota Fortuner dan truk tronton.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy mengatakan mobil Toyota Fortuner yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan kendaraan dinas Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI bernomor polisi 25213-00.

"Kedua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang Fortuner," katanya.

Ia menjelaskan peristiwa nahas tersebut bermula ketika mobil Fortuner dan truk bernomor polisi AG 9656 UB sama-sama melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di KM 483+500, kata dia, Fortuner tersebut menabrak truk yang melaju di depannya itu.

Kedua korban tewas masing-masing Frigat Inggristianto Putro (36) dan Herry Setianegara (64), penumpang mobil yang merupakan purnawirawan TNI Angkatan Laut.

Sementara satu lagi penumpang Fortuner, kata dia, dalam kondisi terluka dan sudah mendapat pertolongan di rumah sakit. Ia menuturkan belum diketahui penyebab tabrakan yang menewaskan dua orang tersebut.