Saling Olok Nama Sekolah di Media Sosial, Remaja Tawuran dan Resahkan Warga Sekitar

ERA.id - Tawuran antar sekolah terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Rabu (3/8/2022). Berawal dari perang sindiran dan saling mengolok sekolah yang menjadi almamater di media sosial, tawuran yang terekam di CCTV jalan di kawasan Baleendah memakan korban dengan luka parah.

Menurut informasi yang didapat ERA, tawuran masih berlanjut di malam hari nanti. Beberapa imbauan dari masyarakat setempat melalui status Whatsapp bermunculan, agar tidak ada yang keluar malam karena tawuran akan kembali terjadi.

"Assalamualaikum, masihan uninga ka sadayana ibu-ibu bilih gaduh murangkalih remaja, dinten ieu ulah waka arameng ka daerah Baleendah atanapi lingkungan sakola, aya tawuran saur na, dinten ieu bade kasumpingan deui rombongan sakola ti Bandung, kamari oge murang kalih sakola aya nu korban, hatur nuhun (Assalamualaikum, ingin memberitahu kepada semua ibu-ibu apabila ada yang memilik anak remaja, hari ini jangan main keluar ke kawasan Baleendah dan sekolah, ada tawuran yang katanya, akan datang lagi rombongan sekolah atau pelajar dari Bandung, kemarin saja ada anak yang jadi korban, terima kasih)," dikutip dari pesan yang beredar.

Menurut keterangan warga yang melihat tawuran, Kenny (25) tawuran terjadi di Jalan Baleendah, gerombolan langsung memukuli gerombolan lain.

"Mereka saling memukul, kemudian jumlahnya semakin bertambah, sekitar 50 siswa yang datang menggunakan motor," jelas Kenny kepada ERA di Baleendah.

Dari sumber di lapangan, keributan tersebut memakan korban meninggal sebanyak 2 orang, kemudian korban luka-luka yang dialami oleh pejalan kaki.

"Benar, keributannya karena saling mengolok, tapi mereka melukai bukan hanya siswa SMK yang sedang mengikuti program Praktek Kerja Lapangan, untuk itu jika sudah selasai PKL ganti baju dengan baju bebas agar tidak menjadi korban," ungkap chat dari salah satu korban tawuran kepada era.id.

Saat ini, Polisi berhasil mengamankan beberapa dari siswa yang mengikuti tawuran.

Kapolsek Baleendah, Kompol Sungkowo, membenarkan tawuran yang terjadi lantaran postingan saling olok mengolok antar sekolah.

"Tawuran ini, merupakan perseteruan antara siswa SMK 3 Baleendah dan SMK Pasundan Banjaran, dimana beberapa diantaranya sudah kamu amankan," jelasnya.