Usai Aksi 411, PA 212 Berencana Gelar Reuni 212 pada Desember Nanti

ERA.id - Massa Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) kembali merencanakan aksi Reuni 212 di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat (Jakpus) usai sebelumnya digelar aksi 411.

"Insya Allah (akan digelar Reuni 212)," kata Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Slamet Maarif saat dihubungi, Minggu (06/11/2022).

Slamet menambahkan aksi itu direncanakan digelar Jumat (2/12/2022) depan. Tuntutan dari Reuni 212 masih sama, yakni meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya.

"(Tuntutannya pada aksi Reuni 212) legowo Jokowi mundur (dari jabatannya sebagai presiden)," ucapnya.

Namun, Slamet belum dapat memastikan estimasi massa pada aksi Reuni 212 nanti. "Kita lihat nanti ya," tambahnya.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) melakukan aksi 411 di sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakpus, Jumat (4/11) kemarin.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Presiden Jokowi untuk mundur dari jabatannya. Spanduk-spanduk, poster, hingga bendera yang berisi agar Jokowi mundur dari jabatannya dibawa massa.

Lalu lintas di sekitar Istana Kepresidenan pun dialihkan dari unjuk rasa tersebut.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menanggapi aksi 411 kemarin. Wasekjend PBNU Rahmat Hidayat Pulungan mengimbau semua pihak untuk menghentingkan menggunakan agama untuk kepentingan politik.

Rahmat Hidayat mengatakan gerakan-gerakan yang membawa agama dalam urusan politik berpotensi memecah belah bangsa.

"Untuk semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung kita minta untuk menghentikan semua gerakan yang memecah belah kesatuan bangsa. Kedepankan politik gagasan, setop politik identitas," Rahmat melalui keterangan tertulis, Sabtu (5/11).