Hati-Hati! Bencana Gempa Cianjur Rentan Dimanfaatkan Akun Palsu untuk Sebar Hoaks Isu SARA

ERA.id - Musibah gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo yang menghantam Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022), Jawa Barat, ternyata rentan dijadikan penyebaran isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Isu SARA ini digulirkan oleh pihak tidak bertanggung jawab saat penyaluran bantuan logistik bagi warga yang terdampak gempa.

Baru-baru ini muncul narasi SARA terjadi di akun media sosial Twitter yang mencatut nama salah satu dokter bernama Yoanne Imanuella melalui akun @Yoaann_. Saat membalas cuitan akun @EmeritaArkompas, akun palsu ini menggulirkan narasi yang sarat akan isu SARA.

Dalam cuitannya, ia menyebut 'Akan lebih baik, yang saling tolong menolong di Cianjur baiknya sesama muslim deh jangan selain muslim. Di khawatirin kejadian kayak saya kemarin. Saya ini internist dikirim k esana oleh organisasi, sampe sana. Masy malah nanya agama, saya jawab katolik. Haram kata mereka'.

Dalam biodata akun tersebut pun menyatakan bahwa dirinya merupakan dokter ahli penyakit dalam atau internist. Akun itu juga menyatakan bahwa akun twitter yang lama terkena suspensi.

Akan tetepi, akun twitter @Yoaann_ ternyata merupakan akun palsu yang diduga digunakan oleh pihak misterius. Unggahan dari akun twitter palsu itu pun langsung diklarifikasi oleh Yoanne Imanuella melalui akun instagram pribadinya @yoanbelle.

Dalam unggahannya, Yoanne mengatakan postingan yang diduga mengandung isu SARA ini telah menyebar ke grup-grup WhatsApp-nya. Bahkan, kerabatnya sampai menanyakan kebenaran unggahan tersebut kepada dirinya.

"Postingan td dah nyebar ke grup2 wa. Smpe ada yg nanya itu gw apa bukan. Bukan ya netijen yg budiman, gw itu Prosthodontist bukan Internist. Dan gw ga ikut2 jd relawan di Cianjur, gw rela di rumah aj dulu," tulis Yoanne, Kamis (1/12/2022).

Tak hanya hanya itu, Yoanne juga menyarankan kepada semua pihak agar mengecek kebenaran identitasnya melalui website Konsil Kedokteran Indonesia kki.go.id.

"Kl mo tau itu beneran ada orgnya apa ngga, coba aj cek di website kki.go.id website yg bisa confirm itu beneran dokter apa bukan," lanjutnya.

Kemudian, tim ERA pun menulusuri website kki.go.id, alhasil Yoanne Imanuella merupakan dokter gigi spesialis prostodonsia. Sehingga, biodata yang tertulis di akun twitter @Yoaann_ ini dapat dikatakan salah. Karena dalam biodata akun tersebut menyatakan internist atau dokter ahli penyakit bukan prostodonsia.

Sementara itu, warganet @Kangjaill memastikan penolakan bantuan logistik dari umat non muslim tidak ditolak sama sekali oleh warga terdampak.

"Selama kita menyalurkan logistik sejak hari pertama tidak ada 1 pun pengungsi atau Posko yg menanyakan apa agama gw, atau agama relawan yg datang kasih bantuan. Waspada ya. Kasus perobekan tulisan di tenda ini dijadikan Triger utk mempertajam Isu Sara," cuitnya.

Sebelumnya, beredar video viral mengenai sejumlah orang mencopot stiker gereja yang menempel di atap tenda. Para pelaku pun kini sudah diperiksa polisi.