TNI-Polri Kembali Evakuasi 33 Warga Paro Nduga yang Diteror KKB Papua

ERA.id - Aparat TNI dan Polri mengevakuasi 33 warga di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, yang kabur menghindari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, pada Sabtu (11/2) kemarin.

Puluhan warga ini dievakuasi ke Pos Barak Baru Satgas Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY, di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

"Aksi teror dan provokatif masih saja terus dilakukan oleh gerombolan KST, sehingga meresahkan kehidupan di tengah-tengah masyarakat Paro, Kabupaten Nduga. Hal tersebut mengakibatkan warga Paro mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman kepada wartawan, Minggu (12/1/2023).

"Warga berhasil dievakuasi setelah berjalan melintasi hutan dari kampungnya di Paro, kemudian berjalan menuju Quary Bawah dan selanjutnya dijemput menggunakan 2 truk dan 3 kendaraan lainnya." tambahnya.

Sebanyak 33 warga yang dievakuasi itu yakni 16 orang dewasa dan 17 anak-anak. Usai dibawa ke tempat yang aman, petugas TNI-Polri memeriksa kesehatan dan memberi makanan ke-33 warga ini.  Setelah itu, mereka semua dibawa ke rumah Kepala Kampung Tawelma Distrik Paro.

"Sampai saat ini tidak menutup kemungkinan adanya pengungsi susulan dari masyarakat Paro menuju Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, sehingga para Prajurit TNI-Polri terus mengikuti perkembangan situasi yang terjadi di Paro Kabupaten Nduga," ujar Herman.

Sebelumnya, usai mengevakuasi 15 pekerja yang membangun puskesmas, polisi dan TNI kembali mengevakuasi 25 warga di Distrik Paro, pada Jumat (10/2) lalu.

Ke-25 warga yang mendapat ancaman dari KKB Papua ini dievakuasi dengan dua helikopter. Adapun warga yang berhasil dievakuasi yakni 14 orang dewasa dan 11 anak-anak.

"Warga yang dievakuasi tersebut merupakan korban intimidasi dari KKB pimpinan Egianus Kogoya," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo kepada wartawan, Jumat (10/2).