Milenkovic, Anak Ajaib dari Balkan

Firenze, era.id - Musim baru Serie A baru saja dimulai, tapi salah satu gol terbaik sudah dicetak. Pada Minggu (26/8/2018) bek tengah Fiorentina, Nikola Milenkovic mencetak gol spektakuler dari jarak jauh untuk membuka kemenangan 6-1 timnya atas Chievo Verona.

Ini merupakan gol pertama yang dicetaknya dari luar kotak penalti. Dan bagi kebanyakan pemain bertahan, gol tersebut mungkin bakal menjadi sorotan khusus dalam perjalanan kariernya. Tapi bagi Milenkovic yang baru berusia 20 tahun, gol itu mungkin hanya menjadi catatan kaki dalam kisah tentang kemunculannya yang meroket menuju sebuah keagungan.

Beberapa tahun lalu, Milenkovic hanyalah pemain tim cadangan Partizan Belgrade yang pergi ke tempat latihan dengan menggunakan bis. Sekarang, dia adalah bintang di Serie A dan jebolan Piala Dunia 2018.

Atletico Madrid dan Juventus bahkan dilaporkan tertarik untuk mengontrak pemain yang kerap dibandingkan dengan legenda Manchester United Nemanja Vidic, salah satu bek tengah terbaik Serbia sepanjang masa.

Pelatih Partizan pada 2015, Ivan Tomic adalah orang pertama yang menemukan bakat Milenkovic. Saat itu ia meminta klub untuk memberikan Milenkovic kontrak profesional meski bek tengah yang kurus itu tidak dianggap sebagai prospek teratas Partizan. 

Tetapi, karena mantan gelandang Roma dan Alaves, Tomic yang juga berperan sebagai direktur olahraga klub memiliki radar yang baik dalam memantau para pemain muda maka klub mengabulkannya.

"Milenkovic memiliki karakteristik fisik seekor hewan. Dia membaca permainan dengan baik, memainkan bola, dan harusnya memiliki karier yang hebat di depannya," kata Tomic tentang Milenkovic, seperti dilansir dari ESPN, Rabu (29/8/2018).

Sang pelatih memang mengundurkan diri dari Partizan pada Juli 2016, tetapi ia meninggalkan warisan besar. Setelah memainkan beberapa pertandingan di bawah Tomic, Milenkovic mengokohkan tempatnya di line-up utama tim dan menjadi favorit di antara para penggemar. 

Ia bahkan mendapatkan julukan "Blek Stena" ("The Black Rock"), yang lantas dipersingkat menjadi "Bleki." Mendasarkan gaya bermainnya pada sang idola, Gerard Pique, Milenkovic kerap membangun permainan dari belakang dan menunjukkan keterampilan teknis yang luar biasa bagi seorang bek.

Milenkovic bergabung dengan Fiorentina pada musim panas 2017 dengan nilai 5,1 juta euro, mengalahkan para pesaingnya Anderlecht dan Hamburg. Partizan memang patah hati ketika melepas pemain hebatnya pergi, tapi satu-satunya gol yang dicetaknya ke gawang rival utama Red Star di final Piala Serbia merupakan hadiah perpisahan yang istimewa.

Setelah hanya bermain 16 kali dan menjalani peran baru sebagi bek kanan pada musim pertamanya di Artemio Franchi, Milenkovic kini menjadi pilihan utama pelatih Stefano Pioli.

"Begitu liburan musim panas selesai saya ingin bergabung dengan tim dan memulai persiapan," kata Milenkovic setelah kembali bermain sebagai bek kanan dalam laga melawan Chievo dan mencetak gol spektakuler.

"Saya tidak pernah berpikir untuk pindah ke klub baru, karena Serie A sangat ideal untuk belajar, dan saya bisa berkembang di Fiorentina. Tak ada lagi lingkungan yang lebih baik untuk para pemain muda selain di sini," lanjutnya.

Dalam laga tersebut, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menonton dari tribun penonton. Bukan rahasia lagi, jika Simeone merupakan penggemar Milenkovic dan Atletico bersedia membayar setidaknya 30 juta euro untuk sang pemain bertahan.

"Saya tahu Diego Simeone berada di tribun malam tadi, tapi saya yakin dia fokus sama putranya Giovanni (Simeone)," pungkas Milenkovic.

Baca Juga : Vardy dan Cahill Pensiun dari Timnas Inggris

Tag: asian games 2018