Liga 2 Tidak Lanjut, Erick Thohir Bikin Banyak Orang Kecewa

ERA.id - Media sosial seperti Twitter riuh sejak kemarin. Banyak yang kecewa kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang tidak melanjutkan Liga 2, padahal pernah berjanji akan melanjutkan liga ini sebelum terpilih menjadi ketua PSSI.

Untuk diketahui, beberapa klub besar di sana, berpeluang masuk ke Liga 1. Atas keputusan ini, praktis, klub macam Persipura, harus mengubur mimpinya untuk masuk lagi ke liga paling bergengsi di Indonesia.

Bukan cuma publik, Manajer Persipura Jayapura Yan P Mandenas juga kecewa. "Saya menilai Ketua umum PSSI Erick Thohir dan koleganya tidak konsisten dengan janji-janjinya. Tidak ada bedanya dengan kepengurusan lama, keputusan yang dilakukan pengurus baru hanya sesuai dengan selera tanpa memperhatikan kepentingan klub-klub Liga 2," ungkap Mandenas kepada wartawan, Senin (6/3/2023).

Belakangan diinformasikan, seluruh atau 28 klub Liga 2 Indonesia sepakat tidak melanjutkan kompetisi musim 2022-2023 dan bersiap memulai musim baru 2023-2024. Keputusan itu diambil dalam Sarasehan Sepak Bola di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/3).

"Intinya, dalam pertemuan tersebut kami sepakat karena kompetisi itu menaikkan nilai komersial klub. Jadi kami memberikan dukungan," ujar CEO klub PSIM Bima Sinung, yang menjadi perwakilan klub-klub Liga 2, dalam konferensi pers dengan PSSI, di GBK Arena, Jakarta, Minggu (5/3/2023).

Menurut Bima, keputusan para peserta Liga 2 dalam sarasehan itu juga tidak lepas dari keinginan para klub untuk membentuk operator kompetisi baru khusus untuk Liga 2.

Membentuk operator tersebut, yang artinya Liga 2 tidak akan lagi berada dalam naungan PT Liga Indonesia Baru (LIB), disebut Bima memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Makanya tim-tim Liga 2 tidak mempermasalahkan jika kompetisi mereka dimulai pada November 2023-Juni 2024.

Ditambah lagi, PSSI berencana mengadakan turnamen pramusim untuk klub-klub Liga 2 demi mengisi waktu kosong dan persiapan menuju musim baru.

"Nantinya akan ada turnamen pramusim yang akan menjembatani jarak waktu yang cukup lama sebelum dimulai kembalinya Liga 2," tutur Bima.

Sementara Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yang pernah menyambangi seorang wasit Liga 2, yang berjualan kembang tahu di daerah Jakarta Selatan, menyebut bahwa jadwal Liga 2 akan beririsan tipis dengan Liga 1.

Hal tersebut akan membuat pertandingan-pertandingan Liga 2 dapat dilaksanakan pada akhir pekan untuk menarik minat penonton dan menaikkan nilai bisnis kompetisi.

Kemudian, Erick Thohir juga mengungkapkan adanya masukan dari klub agar setiap tim Liga 2 maksimal dapat diperkuat satu pemain asing nonASEAN serta satu pemain ASEAN.

"Mereka (klub-klub) mengungkapkan gagasannya. Saya tentu menerimanya dengan tangan terbuka," tutur pria yang juga Menteri BUMN itu.

Selain tim-tim Liga 2, Sarasehan Sepak Bola yang berlangsung di Surabaya juga diikuti oleh klub-klub Liga 1.

Ada beberapa poin yang dihasilkan dalam pertemuan itu. Selain soal keputusan Liga 2 dan pembentukan operator kompetisi barunya, klub-klub juga menyetujui soal-soal seperti pergantian nama, di mana Liga 1 menjadi Liga Indonesia dan Liga 2 menjadi Liga Nusantara.

Akan tetapi, seluruh usulan klub dalam sarasehan masih belum menjadi keputusan mengikat karena masih harus dibicarakan lebih lanjut.

Erick Thohir pun memastikan sarasehan itu belum akan selesai. Berikutnya, akan ada sarasehan untuk Liga 3 dan Asosiasi Provinsi PSSI.