Hujan Abu Erupsi Merapi Guyur 10 Kecamatan di Magelang, Acara 1 Abad NU Sampai Ditunda

ERA.id - Gunung Merapi mengalami erupsi dengan menyemburkan awan panas guguran secara beruntun sejak Sabtu (11/3/2023) hingga Minggu (12/3/2023) pagi ini. Sejumlah wilayah, terutama di Magelang, mengalami hujan abu vulkanik.

Kapolresta Magelang Kombes Polisi Ruruh Wicaksono menyampaikan pihaknya telah siaga di beberapa titik, terutama di kawasan zona bahaya.  “Polri bersama sama dengan TNI serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) dan relawan peduli Erupsi Merapi siaga di posko sementara Desa Krinjing Kecamatan Dukun, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik,” ujarnya.

Ia menyebut 10 dari 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang terdampak hujan abu vulkanik yaitu, Kecamatan Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak dan sebagian wilayah Kecamatan Mertoyudan.

Pihaknya telah membagikan masker kepada warga untuk mencegah dampak abu tersebut terhadap kesehatan. “Untuk antisipasi bahaya abu vulkanik akibat erupsi gunung Merapi Polresta Magelang membagikan masker secara gratis kepada masyarakat, juga berikan imbauan kepada masyarakat agar tidak termakan hoaks terkait erupsi merapi,” tuturnya.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Iqbal Alqudusy, menambahkan Polda Jateng telah melakukan sejumlah langkah  terutama dalam menyiagakan seluruh personel dan Sarpras. Polisi juga meminta seluruh aktivitas warga di kawasan zona bahaya untuk disetop.

“Memberikan imbauan kepada masyarakat untuk daerah yang terdekat dengan Gunung Merapi yang aktivitasnya 3 km dari puncak untuk dikosongkan, sedangkan di semua alur sungai yg berhulu dari Gunung Merapi, meliputi Sungai Bebeng dan Sungai Krasak radius maka 5 km dikosongkan untuk antisipasi awan panas dan guguran lahar dingin,” tuturnya.

Aktivitas yang turut dihentikan adalah penambangan di kawasan Merapi. “Personel Polsek Srumbung, Koramil Srumbung, dan relawan mengimbau di lokasi penambangan agar para penduduk sekitar untuk segera turun dan menjauh dari lokasi Gunung Merapi,” kata dia, Minggu.

Tak hanya di Kabupaten Magelang, dampak erupsi Merapi berupa hujan abu juga sampai di Kota Magelang. Hari ini, aparat memberikan bantuan masker kepada masyarakat yang di Alun-alun Kota Magelang.

Selain itu dilakukan penyemprotan untuk pembersihan abu di jalan utama Kota Magelang. “Langkah lainnya, menunda pelaksanaan gerak jalan 1 Abad NU demi menjaga kesehatan maayarakat,” kata Iqbal.