Caca Tengker Ungkap Pentingnya Pengaruh Dekorasi Rumah Terhadap Dampak Psikologis

ERA.id - Artis sekaligus psikolog Caca Tengker mengungkapkan bahwa dekorasi rumah yang terlihat nyaman dan aman dapat memengaruhi suasana penghuninya. Rumah yang membuat kita nyaman dapat meningkatkan mood dan memberi dampak psikologis positif. 

Adik kandung Nagita Slavina itu mengungkapkan bahwa dekorasi rumah bisa memengaruhi dampak psikologis. Selain dekorasi, lingkungan sekitar rumah juga harus diperhatikan. Menurutnya, hal yang paling utama adalah dekorasi rumah yang dibuat harus membuat penghuni merasa aman.

"Kalau dibilang memengaruhi, pasti memengaruhi apalagi lingkungan disekitar kita. Tapi yang paling penting ketika balik ke rumah, apakah kita merasa aman dalam rumah?" ujar Caca Tengker, saat ditemui di Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (14/3/2023).

Selain itu, ibu anak dua ini mengatakan bahwa peralatan rumah tangga juga harus diperhatikan berdasarkan fungsinya. Setelah tahu fungsinya, baru penghuni memikirkan bagaimana membuat rumah terlihat estetik. 

Caca Tengker (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

"Ke fungsinya rumah itu harus balik lagi ke fungsinya sebagai tempat tinggal, merasa aman dari segala cuaca di luar, apakah sudah terpenuhi fungsinya? Kalau belum terpenuhi fungsinya, bagaimana kita memikirkan estetiknya," katanya.

"Jadi balik lagi, setiap orang mempunyai kebutuhan berbeda-beda. Kebutuhan itu cari tahu dalam diri kita. Kita mikir estetik, tapi fungsinya nggak ada," lanjutnya.

Caca Tengker (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

Pemilik nama asli Alsi Mega Marsha Tengker ini mengungkapkan penghuni rumah harus membeli barang sesuai dengan budget. Ia mengingatkan agar para penghuni harus bersyukur dengan rumah serta barang-barang yang dimilikinya.

"Misalnya kita mikir bagaimana punya toilet mahal, bagus, tapi nggak ada tempatnya, terus gimana? nggak sesuai dong sama fungsinya. Harusnya kita mikir budget sesuai, bagaimana bikin nyaman, barulah itu sesuai dengan fungsinya," ucapnya.

"Ketika kita sudah merasa terpenuhi kebutuhannya, yang lain-lainnya jadi bonus, kita jadi bersyukur dengan apa yang kita punya. Kita pengen (rumahnya) estetik, terus orang lain lebih estetik, maka kita akan merasa kurang terus," tambahnya.

Konferensi pers Dekoruma (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

Wanita berusia 33 tahun ini mengatakan bahwa ada bagian sudut rumah yang memang bisa memicu gangguan kesehatan mental, seperti trauma. Maka dari itu, ia menyarankan para penghuni agar membuat rumahnya terlihat aman dan nyaman.

"Dibilang pemicu gangguan, aku yakin sebenarnya dalam diri orang itu dan penghayatan disekitarnya pasti jadi pemicu, misal punya trauma, atau dia punya gangguan pengembang ada disitu. Secara umum, rumah harus membuat kita aman," lanjutnya.