PKS Pastikan Deklarasi Koalisi Perubahan di Bulan Ramadan

ERA.id - Deklarasi kerja sama politik antara Partai NasDem, Partai Demorat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) batal digelar pada Rabu (22/3). Namun, deklarasi Koalisi Perubahan itu dipastikan diadakan di tengah bulan Ramadan ini.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman mengatakan deklarasi kerja sama politik Koalisi Perubahan tidak batal, melainkan hanya tertunda. Sebab waktunya dinilai belum tepat.

"Terkait pengumuman atas sudah ditandatanganinya dokumen MoU tiga partai koalisi tersebut, semua akan diumumkan, tapi karena secara pertimbangan waktu sudah larut dan sebagian besar akan menjalani sahur hari pertama bulan Ramadan maka niat tersebut kita reskedul," kata Sohibul kepada wartawan, dikutip Jumat (24/3/2023).

Dia berharap, deklarasi bisa segera dilakukan di bulan Ramadan ini.

"Mudah-mudahan beberapa hari ke depan hal tersebut bisa dilaksanakan di bulan penuh berkah ini," ucapnya.

Senada, Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf mengatakan, deklarasi Koalisi Perubahan akan segera dilakukan di bulan Ramadan ini.

"Insyaallah kita cari waktu terbaik. Mudah-mudahan Ramadan ini," katanya.

Menurutnya, ketiga partai politik tengah mencari waktu terbaik untuk mendeklarasikan koalisi. Sebab, harus saling mencocokan jadwal dari masing-masing pemimpin partai dan juga Anies Baswedan.

"Sedang kita sinkronkan waktunya dengan kegiatan yang sudah dibuat oleh masing-masing pimpinan partai dan calon presiden," kata Muzzammil.

Sebagai informasi, adannya dokumen kerja sama politik Koalisi Perubahan itu diketahui dari undangan deklarasi piagam Koalisi Perubahan yang tersebar WhatsApp grup media pada Rabu (23/3) malam.

Dalam undangan yang tersebar atas nama Humas Koalisi Perubahan itu disebutkan, acara deklarasi Piagam Koalisi Perubahan dilakukan di kawasan Kebayoran, Jakarta pada pukul 21:00 WIB.

Namun, satu jam setelah undangan itu beredar. Muncul pesan baru, isinya pembatalan acara dengan alasan teknis.