Usung Street Culture 80an, Tren Sneakers Retro dan Klasik Masih Jadi Primadona di Indonesia

ERA.id - Tak sedikit orang yang kini mengikuti tren untuk mengoleksi sneakers dengan berbagai model, merek dan warna. Bahkan, banyak orang yang rela mengeluarkan biaya puluhan hingga ratusan juta demi mengoleksi sneakers. 

Rupanya, tren sneakers yang kini cukup banyak digemari para pecinta sneakers adalah mengusung street culture 80-an dan 90-an. Selain itu, sepatu sneakers jenis retro juga masih menjadi primadona di Indonesia.

Sneaker gaya retro memang terkesan simpel, namun justru menjadi tren di kalangan remaja. Ada beberapa alasan mengapa sneakers diantaranya adalah desain stylish, warna menarik, hingga bahan berkualitas.

Laze rapper ternama di Indonesia sekaligus pecinta sneakers mengungkapkan sneakers yang sedang tren saat ini adalah retro. Menurutnya, pembuatan sepatu snakers retro ada kisah dibaliknya.

Laze dan Stefanie (Foto: Era.id/Adelia)

"Sneakers lagi tren itu retro memang lagi high. Justru retro itu lebih tinggi peminat daripada snakers gaya baru-baru, ini karena ada story-nya," kata Laze, saat ditemui di Jl. Raya Casablanca Raya, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (13/4/2023).

Sementara itu, Stefanie Gokma Saragih, Division Manager Reebok Indonesia mengatakan bahwa penggunaan tren sneakers bisa digunakan untuk segala hal. Selain olahraga, sneakers bisa digunakan untuk kerja, kuliah, kondangan, acara formal hingga kasual.

"Ngomongin tren, kan banyak pakai sneakers disegala lokasi. Dulu kan orang pengin sneakers pasti buat olahraga dan banyak gerak. Tapi sekarang sneakers dilihat kacamata berbeda," kata Stefanie.

"Sneakers bisa buat kerja, kuliah, bahkan kondangan. Orang pandangan sneakers bisa berubah. Kita melihat penggunaan tren jadi berubah aja sih," lanjutnya.

Sneakers Reebok (Foto: Dok. Reebok Indonesia)

Menurutnya, Reebok paling unik dan bisa dipakai dalam segala hal adalah Reebok Seri BB 4000 II. Selain retro, menurutnya sneakers klasik juga menjadi tren dan cocok untuk penampilan kasual.

"Kalau ngomongin trend, aku tahunya klasik sih," ujar Stefanie. 

Reebok adalah sebuah merek global yang telah mencetak banyak sejarah, sepatu-sepatunya selalu menjadi ikon setiap masa ke masa, seperti seri Classic Leather yang pertama kali dirilis tahun 1983, seri Club C pada tahun 1985 dan tentunya seri BB 4000 pada tahun 1986.

Reebok menghadirkan kembali siluet klasik yang stylish dari BB 4000 II. Sepatu klasik adalah pilihan tepat untuk gaya yang timeless dan dapat dipadu padankan dengan berbagai trend fashion yang begitu beragam.