Viral, Akun Ini Sebut Anak dari Menkumham Yasonna Laoly Terlibat Bisnis Narkoba di Dalam Lapas

ERA.id - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya percakapan antara Uya Kuya dan Tio Pakusadewo. Viralnya video ini banyak mengkaitkan anak menteri itu adalah Yamitema Laoly, anak dari Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM.

Dalam video itu, bintang film Laundry Ki Loan ini mengaku ada anak menteri ternyata membuka bisnis narkoba di penjara. Baginya, tak ada kepala lapas yang jujur.

Apalagi, pemilik nama lengkap Irwan Susetio Pakusadewo ini sudah dua kali tertangkap narkoba. Pada Desember 2017, Tio ditangkap polisi karena menggunakan narkoba jenis sabu dan amphetamin. Pada April 2020, Tio ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja.

"Negara dalam negara lah, jadi kalau mau diberesin dalam lapas saja. Nggak ada yang benar, bulsh*t deh lo kalau ngomong ada yang bener," ujar Tio Pakusadewo, dikutip dari akun Twitter @Heraloebss pada Senin (1/5).

Lebih lanjut, Tio Pakusadewo mengatakan Lapas akan mati lampu selama 1-2 minggu sekali. Saat itulah, Tio menduga peredaran narkoba terjadi. Paket dibawa istri dan diserahkan lewat mulut dengan berciuman.

"Dua minggu sekali mati lampu. Di penjara mana, menawarkan paket Rp18 juta. (Ada) istri nih datang, sepintas ngomong dari mulut, bisa pindah tuh. Itu barang masuk, lewat bandar jualan," katanya.

Tio Pakusadewo mengatakan keberadaan pabrik narkoba berada di dalam penjara. Tio mengungkapkan bahwa anak menteri juga ikut terlibat.

"Pabriknya (narkoba) ada di dalam. Ini kartel ini. Yang menggagas bekas napi menggaet anak menteri," ungkapnya.

Meski tak menyebut nama siapa anak menteri yang ikut campur, ada netizen membeberkan siapa orang tersebut. Akun Twitter @PartaiSocmed menduga Yamitema Laoly, anak dari Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM alias Menkumham.

"Yang dimaksud Tio Pakusadewo pada bagian akhir video ini adalah Jeera Foundation dengan perusahaannya PT Natur Palas Indonesia yg memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa Lapas besar, dimana anak Yasonna Laoly jadi Chairman dan Co Founder," tulisnya.

Unggahan itu dibanjiri beragam respon netizen. Mereka tak menyangka anak menteri ikut terlibat dalam bisnis narkoba di penjara. 

"Gila ternyata kantin penjara bisa diuangin juga," komentar akun @AAr****

"Gila daaaah semua diduitin, makin kesini makin suram ini bangsa," tulis akun @AbdiDalem****

"Menteri kampr*t, cuan juga dari lapas ternyata." kata akun @horekaa*****