Besarnya Bantuan Gubernur Sulsel Sudirman untuk Infrastruktur Keagamaan di Selayar

ERA.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp11 miliar kepada Bupati Selayar, Muh Basli Ali dalam kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXXIII Sulawesi Selatan Kepulauan Selayar.

Bantuan keuangan tersebut untuk melanjutkan pembangunan Masjid Agung Tahap II, dan Trans Andalan Sulsel untuk sistem transportasi subsidi dan UMKM.

“Kami mengapresiasi semangat dari Bapak Bupati Selayar dalam membangun. Semoga pembangunan Masjid Agung tahap kedua ini juga dapat segera diselesaikan,” kata Andi Sudirman, Kamis (4/5/2023).

Sementara itu, Bupati Selayar Muh Basli Ali mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Gubernur Sulsel yang terus memberikan dukungannya untuk berbagai pembangunan baik fisik maupun spiritual.

“Program pembangunan di bidang keagamaan dari gubernur sudah kami saksikan dan rasakan. Kami merasakan bagaimana dukungan dari beliau terhadap pembangunan di daerah ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Andi Sudirman bahkan memberikan bantuan program untuk guru mengaji, taman kanak-kanak dan taman pendidikan Alqur’an, serta dukungan kepada remaja masjid melalui Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

“Terima kasih banyak Pak Gubernur, semoga mampu membawa Sulsel ke tingkat yang lebih tinggi lagi dan menjadikan Sulsel religius,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan STQH 2023 di Selayar, dirinya mengaku  bukan hanya sekedar untuk mencari juara dalam bacaan, hafalan dan pemahaman Al Quran dan Hadits, tapi terutama untuk membumikan Al Quran, bagaimana mencetak generasi Qurani, dan bagaimana Al Quran mewarnai perilaku dan tindak tanduk kita dalam bermasyarakat dan berbangsa, dan mampu mewujudkan Sulawesi Selatan yang religius.

STQH yang mengusung tema “Berlomba dan Bersinergi Membangun Sulawesi Selatan Bermotivasi Religi” diharapkan nilai-nilai yang bersumber dari Al Quran dan Hadits, mampu mewarnai kehidupan sosial kita, yang tidak egois, yang tidak individualistik, menjadi ummatan wasatan, serta dijauhkan dari sikap intoleran.

STQH mempertandingkan lima cabang yakni Tilawah dewasa dan anak-anak, Hidfzil golongan 1 Juz dan 5 Juz, Hidfzil 10 Juz dan 20 Juz, Hidfdzil golongan 30 juz dan tafsir, serta Golongan Haditz 100 dan 500.