Diet untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Kenapa Tidak, Simak Caranya Berikut

ERA.id - Proses diet untuk usia 40 tahun ke atas secara sehat dan aman memang akan terasa sulit. Sebab, proses metabolisme tubuh telah mengalami perubahan. Oleh karena itu, program diet yang dijalankan berbeda dengan program penurunan berat badan bagi usia dewasa muda.

Jenis Diet Sehat untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Di bawah ini adalah cara diet untuk menurunkan berat badan yang dapat dicoba untuk usia 40 tahun ke atas.

Ilustrasi diet (Pixabay)

Diet rendah karbohidrat

Ada beberapa jenis diet rendah karbohidrat, tetapi semuanya melibatkan pembatasan asupan karbohidrat hingga 20 – 150 gram per hari. Tujuan utama dari diet ini yaitu mendorong tubuh untuk memanfaatkan lebih banyak lemak sebagai sumber energi utama.

Anda mengonsumsi lebih banyak sumber protein dan lemak sehat dan membatasi asupan karbohidrat Anda. Ketika asupan karbohidrat sangat rendah, tubuh akan lebih banyak membakar lemak untuk menghasilkan energi.

Contoh berikut adalah menu diet rendah karbohidrat yang cocok untuk usia 40 tahun.

·         Sarapan: kopi hitam tanpa krimer, gula, pemanis, dan susu.

·         Makan siang: dada ayam panggang dengan baluran mentega atau minyak zaitun.

·         Makan malam: ikan cakalang, kembung, atau tongkol seledri, dengan sup sayur, seperti selada, paprika, dan brokoli.

·         Camilan: telur rebus atau dadar, wortel atau brokoli rebus, dan yoghurt.

Diet puasa (intermittent fasting)

Daripada membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi, lebih baik anda menjalankan diet puasa karena dapat mengontrol kapan Anda harus makan. Jika baru mencoba, Anda dapat menerapkan diet puasa dengan metode 16/8.

Batasi waktu makan Anda dalam periode 8 jam. Setelah itu, Anda tidak makan selama 8 jam. Selama waktu Anda diperbolehkan makan, Anda sebaiknya tidak makan dalam jumlah banyak.

Di bawah ini merupakan contoh menu diet puasa yang cocok untuk usia 40 tahun.

·         Minum air putih atau makan puding buah saat berbuka puasa.

·         Pilih ikan atau telur sebagai lauk utama, kentang tumbuk sebagai sumber karbohidrat, lengkapi dengan bayam atau brokoli.

·         Untuk camilan, minum alpukat tanpa pemanis atau susu tinggi kalsium.

Lacto-ovo vegetarian

Diet lacto-ovo vegetarian adalah salah satu jenis diet vegetarian yang tidak mengonsumsi daging, unggas, dan ikan. Namun, diet ini membebaskan Anda mengonsumsi produk susu dan telur yang kaya kalsium.

Oleh karena itu, diet vegetarian ini cocok untuk orang berusia 40 tahun ke atas yang rentan mengalami risiko osteoporosis.

Contoh menu diet lacto-ovo vegetarian adalah sebagai berikut.

·         Sarapan: susu sapi murni, telur rebus, dan sayuran rendah karbohidrat (brokoli, kembang kol, atau bayam).

·         Makan siang: telur orak-arik dengan kentang tumbuk dan jus alpukat tanpa pemanis atau yoghurt

·         Makan malam: smoothie susu, cokelat hitam, dan pisang, telur dadar gulung dengan sup sayur bening.

·         Camilan: tempe, tahu, kacang-kacangan, yoghurt, dan telur rebus.

Demikianlah ulasan tentang diet untuk usia 40 tahun ke atas, semoga informasi ini bermanfaat!

Ikuti Artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin paham, Bikin Nyaman…