Jakmania Minta Kasus Pengeroyokan Suporter Diusut Tuntas

Jakarta, era.id - Dewan Penasihat klub sepak bola Persija Jakarta, Richard Achmad Supriyanto, mengecam keras aksi pengeroyokan yang mengakibatkan seorang suporter Jakmania meninggal dunia. Dirinya berharap kasus ini dapat segera diusut tuntas.

"Saya mengutuk keras kejadian pengeeroyokan Dan mengakibatkan meninggal dunia di tempat supporter Jakmania. Saya berharap ini diusut tuntas para pelakunya dan dihukum seberat-beratnya," tutur Richard saat dihubungi era.id, Senin (24/9/2018).

Richard bilang, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia dan penyelenggara liga sepakbola yang mengadakan pertandingan, sudah semestinya dievaluasi. Lantaran tidak bertanggung jawab dan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

"Sangat setuju kalau PSSI dan liga di evaluasi atau liga diberhentikan sementara. Panel, kepolisian, PSSI, Kemenpora harus bertanggung jawab telah jatuh korban nyawa menghilang karena sepak bola," kata dia.

 

Richard melanjutkan, pihaknya dan Forum Komunikasi Suporter Indonesia akan mengawal kasus pengeroyokan ini hingga selesai.

Supaya kalian tahu, Insiden pengeroyokan terjadi saat laga Persib kontra Persija akan dilaksanakan di GBLA, Bandung. Polisi juga sudah menahan 10 orang yang diduga terkait aksi pengeroyokan terhadap Haringga dan terus mendalami tindakan kriminal tersebut. Sementara, video pengeroyokan ini sudah beredar di media sosial, baik Facebook, Twitter dan Instagram.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan kesedihannya atas terjadinya peristiwa ini. Keduanya mengucapkan duka citanya di media sosial masing-masing. Anies lewat Twitter @aniesbaswedan, sedangkan Ridwan Kamil lewat Instagram @ridwankamil.

"Kabar meninggalnya anak muda selalu menyesakkan. Hari ini jadi hari duka cita yang amat dalam. Marah, duka dan kecewa! Kekerasan itu menyesakkan," kata Anies di Twitter.

Tag: ulah suporter go-jek liga 1 persija persib pengeroyokan