Lopetegui Akui Madrid Bermain Buruk

Sevilla, era.id - Real Madrid tersungkur di Ramon Sanchez Pizjuan, menderita kekalahan telak 0-3 dari Sevilla sekaligus kekalahan pertama di La Liga sejak ditangani Julen Lopetegui, Rabu (26/9/2018) malam.

Andre Silva mencetak dua gol cepat dalam laga itu, pada menit ke-17 dan 21, yang dilengkapi oleh gol Wissam Ben Yedder enam menit sebelum turun minum. Sementara Madrid, hanya mampu membenturkan bola ke tiang gawang Sevilla melalui Gareth Bale.

Setelah pertandingan Lopetegui tak bisa menyembunyikan kekecewaaan atas kekalahan tersebut.

"Penjelasan atas semua ini adalah kami bermain buruk dan memulai pertandingan dengan buruk," kata Lopetegui. Dilansir dari Daily Star.

“Sevilla mengeluarkan segala kemampuan mereka dan mencetak dua gol, mereka memulai pertandingan dengan sangat baik dan kami tidak," lanjut mantan pelatih timnas Spanyol.

"Pada babak kedua kami memulai lebih baik, kami memiliki peluang dan beberapa peluang bagus.

Tetapi kami harus menerima kekalahan dan memberi selamat kepada Sevilla, kami belum siap untuk menang," ujar Lopetegui lagi.

Pria yang menggantikan Zinedine Zidane pada musim panas ini lalu mengaku tidak berpikir kesalahan tersebut merupakan masalah mentalitas, tetapi merupakan kombinasi berbagai keadaan yang menyebabkan mereka kehilangan bentuk permainan.

Sesungguhnya Los Blancos mampu mencetak gol melalui Luka Modric pada awal babak kedua, tapi wasit menganulir gol tersebut setelah dibantu oleh Video Assistant Referee (VAR). Modric dianggap terperangkap off-side lebih dulu.

"Ide kami di babak kedua adalah menekan lawan dalam tempo tinggi, tetapi (gol) itu tidak datang seperti yang kami harapkan dan kami harus membayar mahal, terutama di babak pertama," sambung Lopetegui.

“Sangat oportunistis untuk mengatakan kami tidak mempersiapkan pertandingan dengan cukup tetapi tampaknya seperti itulah yang terjadi. Baik pemain maupun pelatih tidak dalam kondisi terbaiknya di babak pertama. Jika gol tercipta di awal babak kedua, kami akan memiliki kesempatan," pungkasnya

Baca Juga : Begini Upaya Liga Eropa Cegah Kekerasan Suporter