Profil Budi Arie Setiadi, Relawan Projo Yang Akan Dilantik Jadi Menkominfo

ERA.id - Presiden Joko Widodo akan melantik Ketua Umum Relawan Pro Jokowi atau Projo Budi Arie Setiadi menjadi Menteri Komunikasi dan Informatikan di Istana Negara Jakarta hari ini, Senin (17/7/2023).

Budi menggantikan Johnny G Plate yang menjadi tersangk kasus korupsi BTS 4G di Kominfo. Sementara itu, posisi Budi Arie di Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia akan diisi oleh Paiman Raharjo. 

Latar belakang Budi Arie Setiadi terkenal aktif di gerakan mahasiswa. Ia dipercaya memimpin gerakan mahasiswa sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM ) FISIP UI 1994 dan juga Presidium Senat Mahasiswa UI (1994/1995). 

Kemudian, Budi juga aktif mendirikan dan membina Forum Studi Mahasiswa (FSM) UI dan juga Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM ) UI. Ia juga aktif di bidang pers kemahasiswaan dengan menjadi Redpel Majalah Suara Mahasiswa UI pada tahun 1993-1994. 

Tak hanya itu, dia juga pernah menjadi Ketua ILUNI UI Jakarta (1998-2001) dan mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI). Semasa gerakan reformasi mahasiswa UI pada tahun 1998, bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI.[2]

Saat reformasi bergejolak 1998, ia menginisiasi dan mendirikan surat kabar yang kritis, "Bergerak" pada tahun 1998. Bersama wartawan Tempo yang baru saja dibredel, ia aktif mengelola mingguan Media Indonesia pada tahun 1994-1996. 

Selanjunya bersama beberapa seniornya ia ikut menjadi bagian awal dari berdirinya Mingguan Ekonomi Kontan. Budi menjadi jurnalis Kontan dari tahun 1996 hingga 2001.

Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta, 20 April 1969. 

Budi Arie Setiadi memulai pendidikannya di SD Marsudirini Koja, Jakarta . Kemudian pendidikan lanjutan di SMP Marsudirini Koja Jakarta. Dia kemudian melanjutkan sekolah lanjutan atas di SMA Kolose Kanisius Jakarta pada tahun 1988. 

Selulus SMA, dia diterima di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI dan lulus pada tahun 1996. Budi Arie menyelesaikan studi paska sarjana di Managemen Pembangunan Sosial Universitas Indonesia, lulusan tahun 2006.