Ganjar Pranowo Jamin 37 PSN Jokowi Senilai Rp258,75 T Rampung 2024

ERA.id - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hari ini mengadakan rapat evaluasi untuk membahas Proyek Strategis Nasional atau PSN yang dilakukan di Jawa Tengah. Tentunya rapat ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menteri Kemenko Perekonomian Airlangga Hartanto menjelaskan bahwa ada puluhan PSN yang dibangun di Jawa Tengah. Yang mana total proyek tersebut bernilai fantastis. Namun ia juga menerangkan bahwa proyek-proyek tersebut tidak membebani APBN.

“Total ada 37 Proyek Strategis Nasional di Jawa Tengah. 18 proyek ada di Perpres. Nilai totalnya Rp 258,76 triliun. Dan mendatangkan berbagai investasi sehingga tidak sepenuhnya membebani APBN,” terang Airlangga Hartanto di Jakarta (17/7/2023).

Rapat yang dihadiri oleh lintas sektor mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian, Kementerian ATR, Kementerian Bappenas, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Perhubungan.

Airlangga juga membeberkan beberapa PSN besar yang sudah beroperasi. Salah satunya yang kini telah kita semua rasakan manfaatnya adalah Tol Trans Jawa.

“Sudah beroperasi antara lain jalan Tol Trans Jawa, PLTU Batang, Waduk Cacaban, Bendungan Randugunting, pengembangan Pelabuhan Cilacap, Bandara Purbalingga, cable track kereta Jawa Selatan, Bendungan Pidekso, dan Bandara Ngloram,” lanjut Airlangga.

Tentunya kesuksesan tersebut tidak luput dari kerja keras pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk memastikan proyek nasional di era pemerintahan Jokowi dapat terselesaikan. Ganjar Pranowo menyebut ada 2 tugas vital yang ia lakukan untuk merampungkan proyek tersebut.

“Daerah biasanya mendapat 2 tugas, yakni terkait perijinan dan yang kedua biasanya eksekusi, biasanya masalah lahan,” timpal Ganjar Pranowo.

Meski demikian, kedua belah pihak tidak menampik ada beberapa proyek yang masih berjalan dan sedang dikejar penyelesaiannya. Ganjar Pranowo bahkan berkomitmen akan mengawal semua ini dan menjamin akan tuntas saat pemerintahan Presiden Jokowi selesai.

“Saya terimakasih sama pak presiden, pak menko, dan seluruh kementerian yang mengeksekusi dengan baik. Kita kerjakan dengan serius mudah-mudahan target di era pemerintahan pak Jokowi nanti selesai 2024 semua pekerjaan ini tuntas,” pungkas Ganjar Pranowo.