KPK Ungkap Ada Buronan Korupsi E-KTP yang Pindah Kewarganegaraan Afrika Selatan, Siapa?

ERA.id - Tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) Paulus Thannos dikabarkan sudah berganti kewarganegaraan. Dia kini memegang paspor Afrika Selatan dan berganti nama.

Hal tersebut diakui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini.

"Yang bersangkutan sudah berganti identitasnya dan paspor negara lain di wilayah Afrika Selatan," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, dikutip Jumat (11/8/2023).

KPK mengakui perubahan identitas tersebut membuat lembaga antirasuah kesulitan membawa Paulus ke Tanah Air. Padahal sebelumnya, pihaknya sudah berhasil menemukan jejak Paulus di negara tetangga.

"Paulus Tannos sebagaimana yang sudah kami sampaikan bahkan KPK sudah menemukannya kan di luar negeri," tegasnya.

Meski begitu, Ali memastikan KPK akan tetap mencari Tannos. Tapi, dia tak menyebut caranya.

"Oleh karena itu tentu, teknis-teknis semacam ini sebelumnya kami tidak pernah publikasikan karena secara teknis, ketika mencari DPO tidak perlu kami publikasikan," ujar Ali.

Sebagai informasi, KPK masih mengejar tiga buronannya. Mereka adalah Kirana Kotama yang dicari sejak 2017 karena dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada 2014 kepada Kementerian Kehutanan.

Kedua, Paulus Tannos yang tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Dia saat ini berada di Singapura.

Terakhir, eks caleg Harun Masiku juga masih buron. Tersangka pemberi suap ke eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan itu masih belum diketahui keberadaannya.