Dekat dengan Jokowi, Elektabilitas Prabowo Melesat di Jatim

ERA.id - Jokowi Effect membuat daya elektabilitas Calon Presiden (Capres) Gerindra Prabowo Subianto semakin melesat di wilayah Jawa Timur (jatim). Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam mengungkapkan, Prabowo yang ada di dalam Kabinet Indonesia Maju turut serta mendapatkan Jokowi Effect jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Tak hanya itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi di Jatim masih cukup tinggi. Maka dari itu, menurut Surokim adanya Jokowi Effect ini turut berimbas positif bagi siapapun yang mengikuti kontestasi pilpres termasuk Prabowo.

“Sejauh ini tingkat kepuasan masyarakat Jatim terhadap Pak Jokowi berdasar survei SSC Juli 2023 masih 80,9 persen, masih masuk kategori tinggi. Jika melihat hal ini maka Jokowi Effect tentu masih manjur bagi siapapun yang mau ikut Pilpres,” kata Surokim, Sabtu (12/8/2023). 

“Pak Prabowo yang menjadi anggota kabinet tentu mendapat Jokowi Effect sehingga bisa menguatkan elektabilitasnya,” lanjutnya. 

Adanya Jokowi Effect sudah jelas terasa bagi Prabowo belakangan ini. Diajaknya Prabowo ke dalam berbagai acara kunjungan kenegaraan bersama dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, kian menguatkan sinyal dukungan.

Hal itu juga kian berdampak positif pada tingkat elektabilitas Prabowo di Jawa Timur. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) periode 4-15 Juli 2023, Prabowo terbukti mengantongi keunggulan di Jatim jelang Pilpres 2024. 

Dari hasil survei ARCI, Prabowo berhasil menduduki peringkat pertama dengan elektabilitas sebesar 33,7 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan 30,5 persen dan Anies Baswedan yang hanya meraup suara sebesar 23,3 persen. Karenanya, Surokim menegaskan jika para pemilih Jokowi pada Pemilu 2019 silam masih cukup terjaga dengan solid di wilayah Jatim. 

Menurutnya, para pemilih Presiden Jokowi di kalangan akar rumput masih memiliki dampak yang signifikan bagi tingkat elektabilitas Prabowo pada Pilpres 2024 nanti.

“Saya pikir ini juga efektif untuk mendapat transfer device dari Pak Jokowi. Apalagi di kalangan grassroot yang ikut Pak Jokowi juga cukup solid. Jadi menurut saya hal itu akan berdampak pada elektabilitas Pak Prabowo,” ungkap Surokim yang juga Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC).