Geram Pasangan Prewed Tuntut Petugas Gunung Bromo, Bintang Emon: Minimal Punya Logika Dasar!

ERA.id - Komika Bintang Emon merasa geram usai pasangan prewedding di Gunung Bromo malah menutut petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Tuntutan balik ini dilakukan usai mereka melakukan sesi pemotretan pakai flare hingga mengakibatkan Bukit Telettubies Bromo kebakaran. 

Melalui Instagram pribadinya, Bintang Emon membagikan screenshot berita berjudul 'Kuasa Hukum Pasangan Prewedding Akan Tuntut Petugas Taman Nasional Gunung Bromo' di slide pertama.

Slide berikutnya, suami Alca Octaviani ini membagikan video dirinya yang geram dengan pasangan prewedding menuntut balik petugas gunung Bromo. Apalagi, kejadian ini menyebabkan uang negara terpakai untuk menyelesaikan masalah kebakaran.

"Jadi gini Mas dan tim yang bikin Bromo anget, mungkin dari kita kemaren ngeliat kebakaran tuh masih nggak apa-apa, karena ya udahlah, itu bagian dari kesalahan. Semoga setelah ini bisa dikoreksi jadi lebih baik," jelasnya, dikutip dari akun Instagram @bintangemon.

Dengan nada satir, Bintang Emon mengatakan tidak terima para petugas dituntut balik. Menurutnya, para petugas Gunung Bromo sudah berusaha memadamkan api kebakaran, tapi malah dituntut balik. 

"Tapi kalau setelah itu malah nuntut, 'kenapa nggak ada peraturan tertulisnya? Kenapa nggak dicek pas masuk? Kenapa nggak ditemenin sama petugasnya sampai dalem?' Karena yang selama ini ke sana punya logika dasar, Mas," bebernya.

"Selama ini yang main ke sana punya logika dasar. Punya common sense. Tumbuhan super duper kering jangan kena api, kebakaran dia. Sama kayak tangan kita basah, jangan nyabut colokan, kesetrum tuh," tambahnya.

Baginya, setiap orang yang main ke Taman Gunung Bromo sudah pasti memiliki logika dasar. Apalagi di musim kemarau ini tumbuhan yang kering tidak boleh terkena api.

"Logika dasar wajib banget dimiliki manusia gitu. Yang gue gondoknya, ini tuh titik awal aturan ribet ini, mungkin kita ngerasa di Indonesia, banyak banget aturan yang ribet yang dibeberapa titik," jelasnya.

Pria berusia 27 tahun ini merasa pasangan prewedding lebih baik diam dan tidak menuntut balik petugas Gunung Bromo. Bahkan, ia menyuruh pasangan prewedding untuk menyalahkan angin.

"Harusnya ya udah minta maaf, udah diam. Malah ditambah nyalahin petugasnya. Itu petugasnya udah madamin. Udah sesek, gara-gara..," ucapnya.

"Masih aja disalahin. Kalau mau nyalahin, yang lain kek. Nyalahin angin kek. Nggak ya lu tahu poinnya, pokoknya gitulah. Inget common sense mas," lanjutnya.

Unggahan itu mendapatkan respon dari beberapa publik figur. Mereka juga geram melihat pasangan prewedding yang menyalahkan dan menuntut balik petugas Gunung Bromo.

"IBARATKAN KITA MAIN KERUMAH OMNYE. TERUS KEBAKARAN,, KITA SALAHIN DOI.. GIMANA ?? MAU DICOBAIN DLU KALI BARU PAHAM. Mbok ya kalau bodoh cukup ngerugiin diri sendiri jangan alam sama negara juga ikut dirugiin. Jambak niihh udah nahan aku tuh tapi nggak ketahan kan cepiritkan," tulis Kartika Putri.

"Harus nya mas nuntut rumputnya, Kenapa gampang banget kebakar," kata Angga Candra.

"Logika dasarnya hilang, lagi jatuh cinta soalnya," ungkap Lawrence Anzela Abibayu.

Diketahui, kuasa hukum pasangan prewedding, Hasmoko berencana untuk melaporkan balik petugas BB TNBTS atas dugaan kelalaian. Hasmoko berkeyakinan kelalaian dari petugas TNBTS yang menyebabkan meluasnya kebakaran di kawasan Gunung Bromo.

Fasilitas seperti pemadam atau fasilitas siaga jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran tidak langsung disiapkan. Ia mengungkapkan tidak ada pengawalan ketat dari pihak petugas kepada para pengunjung. Menurutnya, hak-hak para wisatawan tersebut sudah diabaikan oleh pengelola atau petugas TNBTS.