Gambarkan Transisi Perpindahan ke IKN di Masa Mendatang, Begini Uniknya Kreasi Sampah Plastik Menjadi Seni Instalasi

ERA.id - Pemerintah berencana mengganti status Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) usai Ibu Kota resmi pindah ke IKN Nusantara di Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur.  Berada di Kalimantan Timur, IKN Nusantara akan menggantikan Jakarta sebagai Ibu Kota.

Kabar ini rupanya menjadi sebuah ide cemerlang bagi Yayasan WINGS Peduli yang berkolaborasi dengan Matra Studio, Mortier, dan Universitas Multimedia Nusantara untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi karya instalasi.

Karya itu akan memanfaatkan limbah plastik menjadi karya instalasi. Karya tersebut akan dipamerkan di Jakarta Architecture Festival 2023 oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. 

Dalam kolaborasi ini, sejumlah 200 kg plastik kemasan bahan baku produk WINGS Group, disulap menjadi karya instalasi bertajuk Plasti(c)ity Tree. 

Nantinya, masyarakat Jakarta dapat menikmati karya ini selama 17-30 September 2023. Kolaborasi ini merupakan komitmen #WINGSPeduliLingkungan dengan memberikan nilai lebih terhadap limbah plastik, agar tidak langsung berakhir ke pembuangan akhir.

Kreasi sampah plastik (Foto. Dok. WINGS)

"Kami selalu berusaha memaksimalkan pengelolaan limbah dari kegiatan bisnis WINGS Group melalui berbagai inisiatif dan upaya kolaboratif, untuk memperkecil dampaknya ke lingkungan," ujar Sheila Kansil, perwakilan Yayasan WINGS Peduli, dari keterangan resmi WINGS.

"Kolaborasi yang terwujud dalam Plasti(c)ity Tree ini merupakan upaya memperpanjang siklus hidup plastik menjadi karya seni kontemporer berupa instalasi menarik, sehingga plastik bekas kemasan ini dapat dinikmati banyak orang dengan wujud dan makna yang baru," lanjutnya.

Plasti(c)ity Tree merupakan karya instalasi yang menggambarkan transisi perpindahan Ibu kota dari Jakarta menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang. 

Layaknya pohon, Jakarta sebagai landasan IKN juga akan terus tumbuh dan menyesuaikan diri menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan sosial. Kemampuan beradaptasi ini dimetaforakan pada sifat plastisitas material, plasticity, yang dapat berubah bentuk dan fungsi, tanpa mengalami kerusakan. 

Kreasi sampah plastik (Foto. Dok. WINGS)

Oleh karenanya, karya instalasi Plasti(c)ity Tree ini memanfaatkan limbah plastik sebagai gerakan ramah lingkungan, sekaligus sarana edukasi berkelanjutan yang dapat dinikmati masyarakat umum.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Yayasan WINGS Peduli yang telah mendukung kami menciptakan karya utama di pagelaran Jakarta Architecture Festival 2023," tutur Rizki Siregar dari Matra Studio.

"Kolaborasi ini terwujud dari kesamaan nilai yang kami miliki, dimana kelestarian lingkungan menjadi salah satu landasan kami untuk berkarya dan memberikan inspirasi untuk para penikmat seni," tambahnya.

Karya instalasi Plasti(c)ity Tree ini dapat ditemukan di Jakarta Architecture Festival 2023, yang akan diselenggarakan di Lobby Utama Thamrin Nine, Jakarta Pusat. 

Dalam acara ini, pengunjung juga dapat menikmati konferensi, diskusi yang memberikan berbagai sudut pandang, pemutaran film menarik, tur kota yang penuh pengetahuan, dan pameran yang menginspirasi. 

Proses pemadatan plastik (pressing) bersama Mortier, organisasi yang mengolah sampah menjadi furniture, hingga proses pembuatannya menjadi Plasti(c)ity Tree oleh puluhan tangan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara, juga akan ditayangkan dalam bentuk video bersama mini Plasti(c)ity Tree, di Space8 at Astha UG Floor, tanggal 22-26 September 2023.