Nostalgia Foto Lawas Bareng Jokowi, Fahri Hamzah Kena Rujak Netizen: Dulu Memfitnah Sekarang Menjilat

ERA.id - Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah membagikan foto-foto lama momen kebersamaannya dengan Presiden Joko Widodo. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa Jokowi tidak berubah, masih sederhana dan ramah.

"Saya membuka album foto2 lama bersama pak Jokowi, saat saya masih menjabat dan mengkritiknya keras sekali. Saya tidak melihat beliau berubah. Sederhana, simbolik dan tetap ramah," tulisnya lewat akun X @fahrihamzah, Minggu (22/10/2023).

Eks kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku tidak mengerti dengan orang-orang dekat Jokowi yang belakangan menganggapnya berubah.

"Mungkin mereka yg berubah," imbuhnya.

Seperti diketahui, Partai Gelora bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres). Belakangan, nama putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dikabarkan bakal maju mendampingi Prabowo dalam pemilihan presiden (pilpres) mendatang.

Melalui akun Instagram resminya @partaigeloraid, partai bernomor urut 7 pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 nanti sudah membagikan poster Prabowo-Gibran sebagai pasangan capres dan cawapres.

"Partai Gelora mendukung Mas Gibran sebagai calon wakil presiden Pak Prabowo. Cawapres Gelora Gibran," ujar Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dalam keterangannya, Jumat (20/10/2023).

Unggahan Fahri Hamzah soal Jokowi di media sosial itu pun langsung mendapat respons ketus dari netizen. Banyak netizen yang menyinggung sikap Fahri di masa lalu.

"Pak Jokowi tahulah.. Mana yang kritik beliau habis-habisan, mana yang "attack" beliau dalam rangka kompetisi dan oposisi, dan mana yang ngaku kawan tapi menjelekkan, ngaku sayang tapi merendahkan," tulis @zarryhendrik.

"Lidah tak bertulang ya om, dulu memfitnah PKS merapat ke istana, eh ternyata sekarang ketahuan siapa yg menjilat ke istana," ujar @Ariel_Abutsa***.

"Yg pasti berubah ya elu... dari pengkritik jadi penjilad," kata @Orangbiasa****.

Adapun Fahri Hamzah sendiri dulunya pernah vokal menjadi oposisi pemerintahan Jokowi. Ia, misalnya, pernah menyebut Jokowi sinting.

"Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!" tulis Fahri Hamzah di Twitter-nya tertanggal 28 Juni 2014.