Gibran Bakal Ajukan Cuti Usai Jadi Cawapres Prabowo

ERA.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tengah mengajukan cuti. Hal ini dilakukan usai dirinya ditetapkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendampingi Capres Prabowo Subianto.

Gibran juga akan mengikuti mekanisme yang ada di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pasalnya hingga saat ini Gibran masih tercatat sebagai kader PDIP.

Di sisi lain, PDIP telah menetapkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon presiden (capres) dan cawapresnya. Untuk itu Gibran mengikuti mekanisme yang ada di PDIP.

"Saya mengikuti mekanisme yang ada," kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (23/1/2023).

Dalam aturannya, setiap kepala daerah wajib cuti diatur dalam PKPU 19/2023 tentang syarat pendaftaran capres-cawapres. Dalam Pasal 15 dijelaskan pejabat daerah yang mengikuti kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) diharuskan mengajukan cuti. Untuk persetujuannya diberikan oleh presiden.

Berikut bunyi Pasal 15 : Pejabat negara yang dicalonkan oleh Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik sebagai calon Presiden atau calon Wakil Presiden harus mengundurkan diri dari jabatannya, kecuali Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan dan anggota MPR, Pimpinan dan anggota DPR, Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota, dan wakil walikota, termasuk menteri dan pejabat setingkat menteri, sepanjang menteri dan pejabat setingkat menteri mendapatkan persetujuan dan izin cuti dari Presiden.

Gibran pun berjanji akan menjamin program pembangunan yang ada di Solo berjalan sesuai dengan rencana semula. Meskipun ia akan memiliki kesibukan baru yakni bertarung dalam pemilihan presiden (Pilpres) mendampingi Prabowo Subianto.

”Insyaallah lanjut terus (pembangunan di Solo), tenang saja. Saya pasti ngawal terus, aku tak ke Putri Cempo dulu sebentar. Ora-ora nek aku neng bandara, tenang wae, percoyo aku, tenang wae (Nggak, nggak ke bandara, tenang saja, percaya sama saya, tenang saja),” ujarnya.

Saat disinggung terkait status keanggotaannya Gibran di PDIP, ia enggan menjelaskan dengan gamblang. Gibran hanya mengatakan dirinya telah bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) Arsjad Rasjid sebelum menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas Golkar) akhir pekan lalu.

"Kemarin Jumat malam saya sudah komunikasi dengan mbak Puan dan pak Arsjad. Itu saja jawaban saya. Sudah saya komunikasikan nggih. Mbak Puan juga sudah cerita kemarin di Surabaya,” katanya.