Kombinasi Saluran Pemasaran Daring dan Luring Bantu UMKM, Menteri Teten Minta Masyarakat Flexing Produk Lokal

ERA.id - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengungkapkan kombinasi saluran pemasaran daring dan luring bisa membantu UMKM. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat Indonesia flexing terhadap produk lokal.

Pria berusia 60 tahun ini berkomitmen untuk terus mendorong ekspor UMKM. Pemerintah terus memberikan dukungan penuh untuk UMKM agar mampu memasarkan produknya melalui media digital atau e-commerce. 

"Keragaman produk UMKM semakin diakui dan diapresiasi oleh masyarakat Indonesia," ujar Teten Masduki, saat ditemui di Jl. Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (24/10/2023).

"Pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk mendukung dan melindungi UMKM di Indonesia, termasuk dukungan konsisten Pemerintah mengalokasikan 40% dari anggaran untuk belanja produk lokal," lanjutnya.

Konferensi GDP Power Lunch (Foto: Era.id/Adelia)

Untuk memastikan keberkangsungan bisnis, mantan Kepala Staf Kepresidenan ini mengatakan para pelaku UMKM harus mampu berinovasi dan memanfaatkan platform digital marketing.

"Upaya perlindungan UMKM juga terwujud melalui peraturan yang jelas, mencakup aspek teknologi, platform, dan jenis distribusi," ucapnya.

"Melalui platform e-commerce resmi, UMKM dapat menjangkau konsumen lebih luas, meningkatkan popularitas produk, dan membuka peluang baru," lanjutnya.

Teten mengatakan para pelaku UMKM bisa menerapkan online to offline (O20), yang mengacu pada kombinasi bisnis offline dan online. Selain itu, Teten meminta masyarakat tidak mempersoalkan lagi soal UMKM online maupun offline.

Ia merasa masyarakat lebih fokus memperhatikan bagaimana cara agar produk UMKM Indonesia bisa bersaing dengan luar negeri yang dijual harga murah. Teten mengajak masyarakat flexing atau mulai memamerkan produk UMKM dalam negeri.

"Kombinasi saluran offline-online yang menarik perhatian konsumen dengan produk lokal yang berkualitas dapat signifikan meningkatkan pendapatan para UMKM. Sekarang saatnya Flexing Lokal." tambahnya.