Tips Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga, Jangan Sepelekan!

ERA.id - Serangan jantung merupakan sebuah kondisi medis darurat karena terhambat atau terhentinya pasokan darah menuju bagian jantung. Kondisi ini juga disebut dengan infark miokard dan dapat terjadi kapanpun, salah satunya ketika Anda berolahraga. Sebagian besar orang yang mendapatkan serangan jantung saat olahraga biasanya  sudah mengidap kondisi ini sebelumnya.  Lantas bagaimana tips mencegah serangan jantung saat olahraga? Simak penjelasannya di bawah ini.

Bagi Anda yang berisiko tentunya harus lebih berhati-hati saat beraktivitas khususnya aktivitas olahraga agar serangan tidak kambuh kembali. Olahraga yang berlebihan merupakan salah satu hal yang ditengarai menjadi penyebab serangan jantung. Itu sebabnya, durasi dan intensitas olahraga harus diperhitungkan untuk mencegah serangan jantung.

Tips Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Serangan jantung rentan dialami oleh para atlet, misalnya atlet lari marathon ataupun pemain sepakbola. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami tips-tips mencegah terjadinya kondisi ini.

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah serangan jantung:

  • Agar tidak terlalu berat, sesuaikan intensitas olahraga dengan kemampuan tubuh.
  • Bagi Anda yang memiliki riwayat jantung, minum obat jantung sebelum berolahraga sesuai anjuran dokter.
  • Berolahragalah secara rutin, bukan berolahraga dalam durasi yang lama. Cukup olahraga ringan setidaknya 30 menit setiap hari.
  • Jangan terlalu memforsir tubuh, sebelum memulai olahraga kembali, beri jeda waktu untuk beristirahat.
  • Jalani upaya pencegahan serangan jantung lainnya, misalnya penerapan pola makan sehat, pengendalian stres, sering memantau tekanan darah, berhenti merokok dan batasi minum alkohol.
Ilustrasi gejala penyakit jantung pada wanita (Pexels/Puwadon Sang-ngern)

Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai

Serangan jantung biasanya terjadi secara spontan tanpa ada peringatan. Tanda-tanda tersebut dapat berupa hal berikut:

  • Selain sakit di bagian dada, nyeri dan ketidaknyamanan juga dapat menyasar bagian tubuh lain. Contohnya, rahang, leher, hingga ke bagian punggung.
  • Sesak napas karena detak jantung yang tidak teratur.
  • Nyeri atau tidak nyaman yang terasa pada bagian dada tengah atau kiri. Rasa tidak nyaman meliputi tekanan, tertekan, atau nyeri. Kondisi ini dapat dirasakan selama beberapa menit dan selanjutnya menghilang.
  • Mengalami keringat dingin dan kemudian diikuti dengan kelelahan, pusing sampai pingsan.

Setiap orang dapat mengalami gejala yang beragam. Beberapa diantaranya bahkan tidak merasakan gejala apapun hingga mengalami henti jantung.

Bagaimana Pertolongan Pertama untuk Serangan Jantung?

Serangan jantung merupakan darurat medis yang tentunya harus diberi penanganan secepatnya. Jika Anda merasakan tanda-tanda serangan jantung seperti yang dijelaskan di atas, segera hentikan aktivitas yang tengah Anda jalani dan segeralah beristirahat.

Selanjutnya, jangan langsung panik. Tetap tenang dan atur napas sebaik mungkin. Anda juga dapat mengonsumsi air putih untuk membuat aliran darah lancar. Jika mempunyai obat khusus masalah jantung yang diresepkan dokter, Anda boleh konsumsi obat tersebut.

Setelah itu, segera pergi ke rumah sakit dan minta orang sekitar mengantar jika kondisi Anda tidak memungkinkan. Bagi pasien serangan jantung, waktu merupakan hal yang sangat penting. Semakin cepat mendapatkan penanganan, maka peluang kesembuhan dan keselamatannya semakin besar.

Demikianlah ulasan tentang tips mencegah serangan jantung saat olahraga. Semoga informasi ini bermanfaat.

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…