Sempat Sungkem, Gibran Ungkap Isi Percakapannya dengan Megawati

ERA.id - Calon presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Pertemuan ini berlangsung ketika pengundian nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pertemuan ini merupakan yang pertama kali terjadi pasca Gibran memutuskan mendaftar sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Gibran akhirnya diberhentikan sebagai kader dari PDIP.

Dalam pertemuan ini Gibran menyapa Megawati terlebih dahulu. Ia menyalami dan sungkem dengan Mega. Di belakangnya diikuti oleh adiknya, Kaesang Pangarep yang juga merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Saat ditanya terkait pertemuan ini, Gibran mengaku dirinya masih sangat menghormati Mega. Bahkan dia mendatangi untuk sungkem pada saat pertemuan pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (14/11) lalu.

"Beliau orang yang saya hormati. Orang yang paling dituakan, otomatis saya sungkem dan salim sama beliau, termasuk adik (adik Gibran, Kaesang Pangarep yang merupakan Ketua Umum PSI)," kata Gibran.

Gibran menjelaskan, dalam pertemuan ini tak ada pembicaraan khusus. Ia hanya menanyakan tentang kabar kesehatan Mega. Gibran kemudian melanjutkan menyapa tokoh-tokoh lainnya dari PDIP.

Salah satu tokoh yang disapa yakni Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Gibran juga ditanya mengenai Kaesang yang ikut di belakangnya.

"Semua pimpinan, saya hanya menanyakan keadaan. Sudah lama nggak ketemu, (kalau soal Kaesang) tanya Kaesang," katanya.

Sementara saat ditanya mengenai Ganjar, Gibran mengelak. Ia hanya menyampaikan jika dalam acara pengambilan nomor urut tersebut berlangsung dengan hangat.

"Nanti sajalah (saat ditanya soal Ganjar), yang jelas kami kemarin datang ke KPU sebelum pengundian makan bersama, susana hangat bersama," ujarnya.

Menanggapi terkait nomor urut, menurut Gibran semua nomor memiliki makna yang bagus. "Bagus, semua nomor bagus, semua punya makna bagus," katanya.