Terjun Bebas dari Ketinggian 5.000 Meter, iPhone Penumpang Alaska Airlines Ditemukan Hidup Tanpa Kerusakan

ERA.id - Sebuah iPhone jatuh dari ketinggian 5.000 m selama penerbangan Alaska Airlines dalam sebuah insiden di udara. Namun iPhone tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan hidup dan mendarat tanpa satu pun kerusakan di layar.

Ponsel tersebut tersedot keluar dari Alaska Airlines Penerbangan 1282 pada hari Jumat (5/1/2024) ketika panel badan pesawat meledak dari Boeing 737 Max 9, meninggalkan lubang menganga. Pesawat penumpang melakukan pendaratan darurat tak lama kemudian, dan semua penumpang selamat.

Beberapa barang, dilaporkan termasuk AirPods dan kemeja anak laki-laki, mendarat lebih dramatis setelah ditembakkan dari kabin yang tiba-tiba mengalami penurunan tekanan.

Di tengah pencarian puing-puing, seorang pria bernama Sean Bates di negara bagian barat laut Washington menemukan sebuah iPhone di pinggir jalan, yang diduga milik salah satu penumpang.

Sean Bates membagikan foto penemuan iPhone itu ke X atau Twitter pada Minggu (7/1/2024). Dari foto itu menunjukkan kondisi layar utuh dan tanda terima bagasi senilai 70 USD (Rp1 juta), yang dikirim melalui email.

Baterai ponsel itu juga menunjukkan terisi hingga 44 persen dan smartphone tetap dalam mode terbang. Selain port, di mana terminal pengisi daya menonjol setelah kabelnya dicabut, telepon tampak tidak tersentuh.

Dalam postingan TikTok selanjutnya, Bates mengatakan dia menemukan ponselnya "cukup bersih, tidak ada goresan, berada di bawah semak".

Bates mengatakan dia menghubungi Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, yang memberitahunya bahwa itu adalah telepon kedua dari penerbangan yang ditemukan.

Ketua NTSB Jennifer Homendy membalas postingannya di X dengan berterima kasih dan menawarkan untuk bertemu.

Dalam penjelasannya pada hari Minggu, Homendy mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya akan memeriksa dan mengembalikan kepada pemiliknya.

"Kami akan memeriksa (ponsel) dan kemudian mengembalikannya," katanya.

Menanggapi insiden tersebut, badan pengawas dengan cepat melarang terbang beberapa versi jet Boeing 737 MAX 9, sambil menunggu inspeksi. Saham Boeing anjlok pada perdagangan Senin