Tanggapi Video Viral yang Marahi Karyawan, Luna Maya Bela Diri: Saya Ingin yang Terbaik

ERA.id - Luna Maya akhirnya memberikan tanggapan terkait video viral yang menampilkan dirinya memarahi karyawan saat rapat. Menurut Luna Maya hal tersebut sudah biasa terjadi di sebuah perusahaan, dan ia sebagai pemimpin menuntut hasil terbaik.

“Bekerja di perusahaan, kalau ratingnya jelek dipanggil nggak sama atasan? Sama sajalah dunia pekerjaan. Maksudnya kan semua punya goals masing-masing. Saya sebagai pemimpin perusahaan cuma pengin yang terbaik saja,” ungkap Luna Maya saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/1/2023). 

Kekasih Maxime Bouttier itu menjelaskan bahwa jika dirinya diam saja terhadap kinerja pegawai perusahaan menurun maka ia bukan pemimpin yang baik. Terlebih jika bagian penjualan yang menurun karena berkaitan dengan gaji karyawan nantinya.

“Kalau saya diam saja dengan hasil yang jelek artinya saya bukan pemimpin yang baik. Kalau turun terus, penjualan jelek, detail nggak dipikirin, marketingnya jelek. Nanti saya nggak bisa gaji mereka,” tuturnya.

Kemudian Luna Maya mengungkap bahwa meski ia tegas dengan karyawan, ia juga sering memberikan mereka penghargaan. Ia juga sering mengadakan acara makan bersama karyawan secara rutin.

“Ada dong (reward). Kita kalau kerjanya bagus kita ada hero of the month. Nanti akhir tahun surprise lah pokoknya. Kita juga kan kayak setiap ada ulang tahun kita mukbang bareng-bareng, terus kalau ada big achievement kita makan-makan, lagi meeting saja kita kasih makan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Luna Maya mengakui bahwa sikapnya memarahi karyawan memang bukan suatu hal yang membangggakan. Namun, hal tersebut memang sudah budaya di pekerjaan yang memiliki risiko.

“Maksudnya itu bukan sesuatu yang dibanggakan, tapi it’s just company culture yang pengin dibangun supaya mereka juga tahu kalau benar kerjaannya ya dapat reward. Tapi kalau misalkan salah, ya sedikit kena gertak saja,” pungkas Luna Maya.

Sebagai informasi, video Luna Maya marah dengan karyawan tersebar luas di media sosial beberapa waktu lalu. Diketahui bahwa video tersebut diambi secara diam-diam lalu diunggah oleh seorang yang bekerja sebagai anak magang di perusahaannya.