Usai Operasi Perut, Kondisi Kesehatan Kate Middleton Mulai Membaik

ERA.id - Masyarakat Inggris sempat khawatir dengan kondisi kesehatan Kate Middleton yang jarang terlihat di depan publik usai menjalani prosedur operasi perut. 

Tetapi, baru-baru ini, Istana Kensington Inggris merilis pernyataan terbaru mengenai kondisi kesehatan Kate Middleton pasca pemulihan operasi perut yang menunjukkan kalau kondisi kesehatannya terus membaik. 

“Kami sudah sangat jelas sejak awal mengatakan bahwa Putri Wales (Kate Middleton) akan absen sampai setelah Hari Paskah, dan Istana Kensington hanya akan memberikan kabar terbaru ketika ada sesuatu yang penting,” kata juru bicara istana kerajaan Inggris.

Pernyataan tersebut dirilis seiring dengan kabar perginya Pangeran William di tengah upacara peringatan mendiang ayah baptisnya pada hari Selasa (27/2) lalu.

Kabar itu pun menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai kondisi Kate Middleton dan memicu rumor seputar kesehatan Sang Putri di dunia maya, meskipun pihak istana sudah merilis pernyataan pada Selasa kemarin bahwa Kate Middleton baik-baik saja.

Sementara itu, dalam pernyataan awal tentang operasi Kate Middleton yang dirilis pada 17 Januari 2024 (satu hari setelah operasi perutnya), Istana Kensington mengatakan Kate berharap agar informasi medis pribadinya tetap dirahasiakan.

Pihak Istana juga menambahkan mereka hanya akan memberikan informasi terkini mengenai kemajuan Kate Middleton ketika ada informasi baru yang signifikan untuk dibagikan.

Mereka juga menyampaikan terkait perkiraan waktu pemulihan Kate Middleton, termasuk 10-14 hari rawat inap di rumah sakit pasca operasi (Kate akhirnya pulang dari rumah sakit pada 29 Januari 2024, 13 hari setelah operasi dilakukan).

Kate pun melanjutkan masa pemulihan pasca operasinya di rumah tanpa kembali beraktivitas ke tugas publik sampai Hari Paskah.

“Masuk akal untuk meluangkan waktu. Itu adalah contoh yang bagus bagi kita semua, karena Anda sering diminta untuk kembali bekerja sesegera mungkin, dan hal ini dapat berdampak buruk,” kata seorang sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan kepada People.

Dia menambahkan, “Adalah baik bagi kita semua untuk melihatnya meluangkan waktu, memulihkan diri dengan baik dan kemudian kembali lagi. Kita semua bisa belajar dari itu,” katanya.

Meskipun Kate Middleton menghabiskan sebagian besar masa pemulihannya di rumah mereka (Windsor, Inggris), sang Putri sempat melakukan perjalanan ke Anmer Hall atau rumah peristirahatan mereka di perkebunan Sandringham, Norfolk.

Kate Middleton terlihat datang bersama Pangeran William dan ketiga anaknya saat mereka sedang liburan sekolah pada bulan Februari 2024.

“Catherine (Kate Middleton) pulih dengan baik. Dia menantikan perubahan suasana dan bisa bersantai di Norfolk sementara anak-anaknya bisa bersantai bersama William,” kata seorang sumber kepada media Daily News saat itu.

Setelah mengambil cuti untuk membantu Kate Middleton dan menjaga ketiga anaknya, Pangeran William kembali menjalankan tugas kerajaan pada bulan Februari kemarin. 

Dia juga memberikan kabar terbaru tentang kesembuhan Kate Middleton, termasuk bahwa sang istri telah dirawat dengan baik oleh dua perawat yang luar biasa.

Ketidakhadiran Kate dari publik sangat kontras dengan Raja Charles yang juga menghadapi masalah kesehatan dalam beberapa Minggu terakhir karena didiagnosis kanker.

Meskipun Raja Charles belum pernah tampil di depan umum, Sang Raja sempat terlihat datang ke gereja bersama Ratu Camilla dan membagikan pernyataan seputar pekerjaannya di belakang layar. Bahkan, sang Raja juga muncul di dalam sebuah video saat dirinya sedang membaca surat dari para simpatisan.

Berbeda dengan Raja Charles, Kate Middleton memilih untuk menjaga privasi terkait kondisi kesehatannya. Pihak Istana Kensington hanya akan memberikan informasi terkini mengenai kondisi kesehatan Kate Middleton, ketika ada informasi baru yang signifikan untuk dibagikan.

"Putri Wales menghargai ketertarikan masyarakat yang dihasilkan oleh pernyataan ini. Dia berharap masyarakat akan memahami keinginannya untuk menjaga sebanyak mungkin keadaan normal bagi anak-anaknya; dan keinginannya agar informasi medis pribadinya tetap bersifat rahasia," kata pihak Istana Kensington. (Ant)