Meski Suara Partainya Naik, PKS Tetap Kritik Keras SiRekap

ERA.id - PKS bersyukur perolehan suaranya pada Pemilihan Umum 2024 meningkat dibandingkan sebelumnya, meski begitu, dia mengkritisi penyelenggaraan pemilu.

Sekretaris Jenderal DPP PKS, Aboebakar Alhabsyi mengatakan persoalan SiRekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) banyak menimbulkan problematika, sehingga penghitungan suara pemilu perlu kembali menggunakan pola manual berjenjang.

"Penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil harus dikedepankan, tidak boleh lagi ada penyelenggara pemilu yang terintimidasi," kata Alhabsyi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Selain itu, dia mengatakan adanya temuan kasus lonjakan suara pada partai tertentu tidak boleh terulang pada kemudian hari.

Di daerah pemilihannya, dia menyebut ada partai politik yang mendapat hanya sekitar 2.000 suara, tetapi saat penghitungan pada rapat pleno berubah menjadi 17 ribu suara.

"Kita berharap berbagai kekurangan yang terjadi di pemilu kali ini akan bisa diperbaiki pada pemilu yang akan datang," katanya.

Walau begitu, dia mengatakan bahwa pencapaian PKS pada Pemilu 2024 ini cukup bagus. Pada Pemilu 2019, perolehan suara PKS sebanyak 11,49 juta suara atau 8,21 persen, sementara pada tahun ini naik menjadi 12,78 juta suara atau 8,42 persen.

"Dari sisi kursi di DPR pun insyaallah kita diproyeksikan naik, tadi kalau diutak-atik, kemungkinan kita dapat 53 kursi, naik tiga kursi dari periode kemarin," katanya.

Untuk itu, Alhabsyi pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memercayai dan memilih PKS.

Kenaikan suara dan kursi PKS itu bakal memberikan tambahan semangat untuk terus melayani rakyat dan berjuang bersama rakyat, tambahnya.

Pada Rabu (20/3), KPU RI menetapkan PDI Perjuangan sebagai partai politik dengan perolehannya suara terbanyak di Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPR RI pada Pemilu 2024.

Berikut rincian perolehan suara partai politik pada Pemilu 2024 berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi tingkat nasional:

1. PKB 16.115.655 suara

2. Partai Gerindra 20.071.708 suara

3. PDI Perjuangan 25.387.279 suara

4. Partai Golkar 23.208.654 suara

5. Partai NasDem 14.660.516 suara

6. Partai Buruh 972.910 suara

7. Partai Gelora Indonesia 1.281.991 suara

8. PKS 12.781.353 suara

9. PKN 326.800 suara

10. Partai Hanura 1.094.588 suara

11. Partai Garuda 406.883 suara

12. PAN 10.984.003 suara

13. PBB 484.486 suara

14. Partai Demokrat 11.283.160 suara

15. PSI 4.260.169 suara

16. Partai Perindo 1.955.154 suara

17. PPP 5.878.777 suara

18. Partai Ummat 642.545 suara