Dukungan Airlangga jadi Ketum Bertambah di Tengah Isu Jokowi Goyang Golkar

ERA.id - Organisasi sayap Partai Golkar, Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, menyatakan dukungan kepada Airlangga Hartarto kembali menjadi ketua umum di tengah isu Presiden Joko Widodo mengincar kursi pimpinan partai berlambang pohon beringin.

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono mengatakan, dukungan pihaknya ini karena menilai Airlangga berhasil membawa kesuksesan bagi Golkar pada Pemilu 2024, termasuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

"Maka itu, kita lihat, kita nilai yang bisa memimpin Golkar kembali lagi ke periode depan adalah Pak Airlangga Hartarto," kata Dave di Jakarta, Senin (1/4/2024).

Keberhasilan Airlangga dalam menambah jumlah kursi dan suara Partai Golkar dinilai bisa dilanjutkan pada Pemilu 2029.

"Dengan Pak Airlangga (Golkar menang di Pemilu 2029) pasti akan tercapai," ucapnya.

Mendapat dukungan itu, Airlangga menyampaikan aspirasinya. Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu mengatakan akan menjaga amanat tersebut.

"Terima kasih atas amanat yang disampaikan oleh PPK Kosgoro, dan amanat ini akan dijaga karena saya juga lebih dari 20an tahun di Kosgoro," kata Airlangga.

Sebelumnya, kepemimpinan Airlangga di Golkar kembali digoyang usai Pemilu 2024. Sejumlah nama muncul di bursa ketua umum Golkar.

Beberapa nama yang muncul adalah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain itu, ada isu Presiden Jokowi akan menjadi ketua umum Golkar. Begitu juga wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka yang masuk di bursa ketua umum Golkar.

Isu-isu itu ditepis oleh para elite Golkar. Sejumlah pimpinan Golkar di daerah berkumpul di Bali pada 16 Maret. Mereka menyatakan dukungan agar Airlangga kembali menjadi ketua umum.