Demokrat Sebut Prabowo Akan Minta Saran ke SBY Usai Dilantik Jadi Presiden

ERA.id - Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal mendukung setiap langkah Prabowo Subianto jika nanti resmi dilantik sebagai Presiden ke-8 RI.

Hal ini Herzaky sampaikan merespons kedatangan Prabowo menemui SBY di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (12/4). Menurut dia, pertemuan Prabowo dan SBY menunjukkan pesan kuat atas kebersamaan dan soliditas keduanya yang tidak bisa dipisahkan.

"Pak SBY akan mendukung setiap langkah sahabatnya, Pak Prabowo untuk lima tahun ke depan, termasuk dalam memberikan saran dan pertimbangan," kata Herzaky kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).

Begitu pun sebaliknya, Herzaky menjelaskan, jika Prabowo resmi menjadi presiden, maka akan meminta saran dan pertimbangan kepada SBY. Apalagi dia menilai, Prabowo bakal menempatkan SBY di posisi yang terhormat.

"Begitu pula Pak Prabowo. Akan meminta saran, pertimbangan, dan dukungan Pak SBY dalam langkah-langkah politiknya ke depan, seperti selama ini yang sudah sering beliau lakukan. Memberikan posisi terhormat kepada Pak SBY," ungkap Herzaky.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambangi kediaman Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4) malam.

Calon presiden pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 itu mengaku, kedatangannya untuk bersilaturahmi dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Sekaligus sebagai bentuk kunjungan junior kepada senior.

"Lebaran. Lebaran. Kita datang ke senior," kata Prabowo dikutip dari keterangan tertulis.

Prabowo juga telah berkeliling menemui beberapa kerabat dalam rangka Lebaran. Di hari pertama dan kedua Lebaran, Prabowo menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga di Istana Negara.

Di hari kedua, Prabowo berkunjung ke rumah politisi senior Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Harian Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, hingga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.