Tak Ada Foto Jokowi Terpajang di Kantor PDIP Sumut, Cuma Ma'ruf Amin Saja, Unik!

ERA.id - Mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon gubernur Sumatera Utara, ke DPD PDI Perjuangan Sumut.

"Dengan segala kelebihan dan kekurangan, saya melamar untuk diusung oleh PDIP," ujar Edy  di Kantor Partai Berlambang Banteng tersebut, Senin kemarin.

Saat itu Edy disambut oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Rapidin Simbolon. Uniknya, saat pengembalian berkas itu, tak ada foto Presiden Jokowi menempel di kantor PDIP Sumut. Yang ada cuma Wakil Presiden Maruf Amin.

Menurut Edy, PDIP memiliki visi-misi yang sama dengan dirinya. Meski pada pemilihan gubernur Sumut 2018, partai pemenang pemilu itu tidak mengusungnya sebagai calon gubernur Sumut.

Edy berharap partai yang diketuai Megawati Soekarno Putri ini dapat mengusung dirinya maju sebagai calon Gubernur Sumut di Pilkada 2024.

"Baru periode kedua ini saya diterima, saya sudah menyodorkan diri. Mudah-mudah PDIP tetap membuka pintu lebar untuk saya," sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon sangat mengapresiasi Edy Rahmayadi telah mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon gubernur dari partainya.

Menurutnya, Edy Rahmayadi merupakan sosok yang dekat dengan partai PDI-P, karena saat menjabat menjadi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi kerap bersinergi dengan Fraksi PDIP di DPRD Sumut.

"Saya rasa sebagai mitra yang baik, antara fraksi PDI dan pemerintahan Edy Rahmayadi. Kami menilai sinergisitas ini terbangun dengan baik, walau PDIP tidak mengusung Edy Rahamyadi di pemilihan gubernur 2018," ujat Rapidin.

Rapidin mengatakan hal ini merupakan tahapan awal. Nantinya, formulir pendaftaran Edy akan diajukan ke DPP PDIP.

"Setelah itu DPP akan memanggil calon-calon ini untuk uji kelayakan. Kemudian DPP akan mengadakan pleno yang langsung dipimpin Ibu Megawati. Calon-calon ini diuji diteliti," kata dia.

Diketahui, Edy Rahmayadi telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur untuk bertarung di Pilkada 2024 di lima partai politik yakni PDIP, PKS ,PKB, Partai Demokrat dan Partai NasDem.