Satu Peleton Polisi Jaga Tanah Abang

This browser does not support the video element.

Jakarta, era.id - Polda Metro Jaya menerjunkan satu peleton petugas untuk mengamankan rekayasa lalu lintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Satu peleton anggota polisi itu berasal dari Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Tanah Abang. 

"Polsek itu berapa, mungkin satu peleton ya bisa. Sesuai situasi di lapangan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Argo Yuwono, kepada era.id, Jumat (22/12/2017).

Sepanjang jalan di depan Stasiun Tanah Abang ditutup sementara mulai Jumat hari ini. Penutupan jalan, atau rekayasa lalu lintas berlangsung mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Satu sisi jalan tersebut hanya dilintasi bus transjakarta, sementara ruas lainnya untuk pedagang kaki lima (PKL).

Argo menegaskan, sejak diberlakukannya rekayasa lalu lintas ini, pihaknya memastikan akan membantu mengawal pengamanan.

"Kalau untuk kegiatan seperti itu kami pasti ada bantuan, polsek kami turunkan," ujarnya.

Rekayasa lalu lintas dalam rangka penataan kawasan Tanah Abang itu dinamai #SinergiTanahAbang. Diterapkan dalam dua tahap, untuk tahap pertama, Pemprov DKI menyediakan sedikitnya 380 tenda untuk PKL. Tenda itu dibagi untuk 115 pedagang kuliner dan 255 non kuliner. 

Pemprov DKI menyediakan 10 bus Transjakarta berstiker Tanah Abang Explorer bagi warga yang ingin mengelilingi Tanah Abang secara gratis.

Warga dapat naik bus Transjakarta tanpa biaya di enam titik pemberhentian, yaitu Halte Stasiun Tanah Abang, Halte Blok G, Halte Blok C, Halte Auri 1, Halte Auri 2, dan Halte Flyover. 

Program penertiban Tanah Abang dari kesemrawutan itu bersifat sementara, nantinya ada tahap lanjutan berupa pembangunan kawasan Tanah Abang sebagai Transit Oriented Development.