PDIP Gelar Safari Kebangsaan ke Sumut

Jakarta, era.id - PDI Perjuangan kembali menggelar safari politik kebangsaan. Kali ini, PDIP akan menyusuri 12 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. 

Safari dipimpin oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga diikuti Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat. Nantinya, para caleg DPR-RI dapil Sumut di setiap kota/kabupaten yang dikunjungi juga akan ikut meramaikan agenda safari.

"Safari ini guna memperkuat gerak teritorial PDI Perjuangan untuk bersama masyarakat memenangkan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/12/2018).

Nantinya, di setiap kota yang dikunjungi, Hasto dan rombongan akan bertemu dengan jajaran struktural partai. Tak hanya itu, dalam safari kebangsaan itu juga akan diisi dengan acara deklarasi relawan pendukung paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Tak hanya itu, Hasto juga akan melakukan blusukan dan dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat. Sejumlah pertemuan khusus dengan budayawan dan tokoh agama juga dilakukan.

Melalui safari politik itu, PDIP juga bertujuan akan terus memantapkan dukungan publik kepada kepemimpinan Jokowi yang sudah kuat di provinsi tersebut. Hasto juga bilang, safari ini akan bertujuan untuk mengembangkan kebudayaan lokal daerah setempat.

"Namun kami juga punya perhatian khusus pada upaya pengembangan kebudayaan lokal. Hal ini sekaligus dalam rangka ikut memeringati 100 tahun kongres kebudayaan Indonesia," ujarnya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin ini juga yakin dukungan masyarakat Sumatera Utara terhadap paslon sudah solid. Sebab, berdasarkan hasil survei internalnya, ternyata mertua Bobby Nasution yang juga berasal dari Sumatera Utara ini juga diapresiasi positif.

"Itu aspek emotional bondingnya. Aspek rasionalnya, masyarakat Sumut percaya pada Pak Jokowi karena keberhasilannya dan kemampuan menyelesaikan banyak proyek strategis yang sebelumnya mangkrak," jelas Hasto.

Selain itu, Hasto juga bilang, kehadiran Maruf Amin beberapa kali ke Sumut, dan representasinya sebagai ulama, mampu menjadi pengayom rakyat. 

"Ini juga dinilai positif memerkuat jalan kemenangan Paslon 01 tersebut," tutupnya.

Baca Juga : Setelah Bebas, Ahok akan Menikmati Hidup Dulu

 

Tag: