Prabowo Bantah Hubungannya Dengan Demokrat Merenggang

Jakarta, era.id - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra ini membantah hubungannya dengan Partai Demokrat merenggang. Menurutnya kedua partai hanya memiliki kesibukan masing-masing.

"Demokrat-Gerindra kok sepertinya jarang ketemu? karena kita masing-masing punya kesibukan luar biasa," ujar Prabowo, di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

Mantan Danjen Kopassus ini memastikan, jika tim koalisi di bawahnya terus menjalin komunikasi secara intensif. Bahkan, kata Prabowo, para Sekretaris Jenderal Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang terus melakukan pertemuan setiap minggu.

"Para Sekjen bekerja sangat rukun, sangat kooperatif. Kita alami kemajuan cukup berarti. Perjuangan kita di KPU-Bawaslu di mana-mana buahkan hasil," terangnya.

Prabowo mengungkap, dirinya tidak pernah meragukan dukungan SBY kepadanya dan Sandiaga Uno sebagai pendampingnya di Pilpres 2019. Baginya, sosok SBY memiliki perhitungan-perhitungan sendiri.

"Saya tidak pernah ragu dengan komitmen Pak SBY. Beliau tentu seorang pemimpin negarawan dan mantan jenderal tentara punya perhitungan-perhitungan. Kita juga punya perhitungan," terangnya.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan, pertemuannya kali ini dengan Ketua Umum Partai Demokrat itu jangan dianggap sebagai sesuatu yang luar biasa. Sebab, pertemuan rutin dilakukan setiap minggunya.

Prabowo juga mengaku, mendapat banyak masukan dari SBY. Bagi Prabowo, dukungan Demokrat dan SBY merupakan dorongan yang kuat untuk perjuangannya dan Sandiaga di Pilpres 2019 mendatang.

"Jadi jangan anggap ini sesuatu yang luar biasa, pertemuan teknsi bejalan tiap minggu. Beliau banyak sekali masukan yang sangat-sangat penting. Saya akui komitmen beliau dan Partai Demokrat untuk sama-sama melaksanakan tugas. Kita merasa dukungan Pak SBY dan Partai Demokrat merupakan dorongan yang sangat kuat untuk perjuangan kita," tutupnya.

Tag: sby e ktp prabowo subianto pilpres 2019